RPP SMK: Menguasai Dasar Rangkaian DC/AC

RPP SMK: Menguasai Dasar Rangkaian DC/AC

Satuan Pendidikan   : SMK  Negeri 2 Surabaya

Kompetensi Kejuruan          : Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik

Mata Pelajaran                      : Dasar Kompetensi Kejuruan

Kelas/Semester                    : Kelas X/ Semester I

Materi Pembelajaran     : Rangkaian listrik dan Hukum Ohm

Alokasi Waktu :  2 x 45 menit

______________________________________________________________________________

I.    Standar Kompetensi         : Penerapan Konsep Dasar Listrik dan Elektronika

II.   Kompetensi Dasar             : Menguasai dasar rangkaian dc/ac

III.  Indikator

  1. Kognitif
    1. Produk:

a)       Mendeskribsikan pengaruh perubahan tegangan terhadap arus

b)      Menguasai  Hukum Ohm

c)      Menerapkan Hukum Ohm

  1. Proses:

Merancang dan melaksanakan eksperimen untuk menyelidiki  hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan meliputi:

  1. a. merumuskan masalah,
  2. b. merumuskan hipotesis,
  3. c. mengidentifikasi variabel manipulasi,
  4. d. mengidentifikasi variabel respon,
  5. e. mengidentifikasi variabel kontrol,
  6. f. merumuskan definisi operasional varaibel manipulasi,
  7. g. merumuskan definisi operasional variabel respon,
  8. h. melaksanakan eksperimen,
  9. i. membuat tabel pengamatan,
  10. j. membuat grafik,
  11. k. melakukan analisis data,
  12. l. merumuskan kesimpulan
  13. Psikomotor:
    1. Merakit rangkaian DC sederhana menggunakan software PhET
    2. Mengukur besaran listrik dalam rangkaian tertutup menggunakan software PhET
  14. Afektif
  15. Mengembangkan perilaku berkarakter,  meliputi:

a)      jujur,

b)      peduli,

c)      tanggung jawab,

d)      toleransi,

e)      selalu melakukan yang terbaik,

f)        kreatif,

g)      terbuka dan mendengarkan pendapat teman,

h)      tidak mencela teman dengan kasar,

i)        membantu teman yang membutuhkan

  1. Mengembangkan keterampilan sosial, meliputi:

a)      bertanya,

b)      menyumbang ide atau berpendapat,

c)      menjadi pendengar yang baik,

d)      ber komunikasi

IV. Tujuan Pembelajaran:

  1. Kognitif
    1. Produk:

a)      Secara mandiri siswa dapat mendeskribsikan pengaruh perubahan tegangan terhadap arus sesuai deskripsi yang tercantum pada Kunci LP Produk.

b)      Secara mandiri siswa mampu menunjukkan penguasaan Hukum Ohm dengan mengerjakan LP Produk dengan jawaban sesuai Kunci LP Produk.

c)      Secara mandiri siswa dapat menerapkan Hukum Ohm  dengan mengerjakan soal-soal penerapan Hukum Ohm pada LP Produk sesuai Kunci LP Produk.

  1. Proses:

a)      Diberikan alat dan bahan dan LKS SMK  ini siswa dapat merancang dan melakukan eksperimen untuk menyelidiki hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan sesuai rincian tugas kinerja yang ditentukan, meliputi: merumusan masalah, merumuskan  hipotesis, mengidentifikasi  variabel manipulasi, mengidentifikasi variabel respon, mengidentifikasi  variabel kontrol, merumuskan  definisi operasional varaibel manipulasi, merumuskan  definisi operasional variabel respon, melaksanakan eksperimen, membuat  tabel pengamatan, membuat grafik, melakuakn  analisis data, merumuskan  kesimpulan.

  1. Psikomotor:
    1. Disediakan software PhET dan komputer siswa dapat merakit rangkaian DC sederhana menggunakan software PhET sesuai rincian tugas kinerja yang ditentukan.
    2. Disediakan software PhET dan komputer  siswa dapat mengukur besaran listrik dalam rangkaian tertutup sesuai rincian tugas kinerja yang ditentukan.
  2. Afektif
    1. Karakter

Terlibat dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa, paling tidak siswa dinilai pengamat Membuat kemajuan dalam menunjukkan perilaku berkarakter meliputi:  kejujuran, peduli, tanggung jawab, toleransi, selalu melakukan yang terbaik, kreatif, terbuka dan mendengarkan pendapat teman, tidak mencela teman dengan kasar, membantu teman yang membutuhkan.

  1. Keterampilan sosial:

Terlibat dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa, paling tidak siswa dinilai Membuat kemajuan dalam menunjukkan keterampilan sosial bertanya, menyumbang ide atau berpendapat, menjadi pendengar yang baik, berkomunikasi.

V.  Model dan Metode Pembelajaran:

Model Pembelajaran: Model Pembelajaran Kooperatif

Metode Pembelajaran: Diskusi dan pemberian tugas

VI. Bahan:

Program simulasi PhET, Flash disc, Kertas HVS

VII. Alat :

Komputer

VIII. Berbasis ICT/Internet:

Free Download PhET Software Interactive Simulations dari University of Colorado at Boulder alamat situs http://phet.colorado.edu Simulation: Circuit Construction Kit (DC Only)

IX.  Proses Belajar Mengajar

  1. A. Pendahuluan
 

Kegiatan

Penilaian oleh Pengamat
1 2 3 4
1.    Memotivasi siswa dengan merakit rangkaian sederhana menggunakan software PhET. (Fase 1 MPK) 

  1. Mengkomunikasikan tujuan pembelajaran produk, proses, psikomotor, dan keterampilan sosial dan perilaku berkarakter. (Fase 1 MPK)

 

  1. B. Inti
 

Kegiatan

Penilaian oleh Pengamat
1 2 3 4
Penggalan 1 

1.    Menyajikan informasi berupa rumusan masalah tentang bagaimanakah hubungan antara tegangan dan arus dengan mengacu pada LKS SMK: Hubungan Antara Tegangan, Arus, dan Hambatan. (Fase 2 MPK)

2.    Mengorganisasikan siswa dalam kelompok-kelompok kooperatif dan membagikan LKS SMK itu satu LKS tiap kelompok. Satu kelompok terdiri dari 2 – 3 siswa. (Fase 3 MPK)

3.    Membimbing siswa merumuskan hipotesis atas rumusan masalah yang telah diberikan di LKS tersebut dengan cara meminta siswa jujur mengatakan bila belum dapat merumuskan hipotesis dan meminta yang siswa pandai membantu teman yang membutuhkan bantuan. (Fase 4 MPK)

4.    Membimbing siswa mengidentifikasi variabel manipulasi, variabel respon, dan variabel kontrol, dengan cara menunjuk siswa untuk menyumbang ide dan meminta siswa lain menjadi pendengar yang baik saat temannya menyampaikan idenya. (Fase 4 MPK)

Penggalan 2

5.    Membimbing siswa merumuskan definisi operasional variabel manipulasi dan variabel respon dengan cara memberi contoh terlebih dahulu dengan mengacu pada Kunci LKS SMK. (Fase 4 MPK)

6.    Meminta setiap kelompok menunjukkan kreativitasnya dalam merumuskan definisi operasional tersebut. Setiap siswa didorong untuk peduli dan ikut bertanggung jawab atas terselesaikannya tugas itu. (Fase 4 MPK)

7.    Melakukan evaluasi formatif dengan cara meminta satu-dua kelompok mempresentasikan kinerjanya dan ditanggapi kelompok lain. Siswa yang menunjukkan toleransi terhadap perbedaan segera diberi pujian sebagai umpan balik agar karakter ini diikuti siswa lain. Siswa yang mencela ide teman secara tidak santun segera diingatkan agar tidak ditiru temannya. (Fase 5 MPK)

Penggalan 3

8.    Membimbing kelompok melaksanakan eksperimen menggunakan software PhET sesuai prosedur yang tertulis di LKS SMK itu dan mengisikan nilai tegangan dan arus itu pada kolom yang sesuai padaTabel 1. Bila ada siswa yang menunjukkan karakter tidak peduli atau menunjukkan karakter tidak bertanggung jawab segera diingatkan.  (Fase 4 MPK)

9.    Membimbing siswa mengisi kolom Tegangan/Arus.  Tekankan perlunya jujur dalam melakukan pengamatan dan mencatat hasil pengamatan itu di dalam tabel. (Fase 4 MPK).

10. Satu-dua kelompok diminta mengisi Tabel 1 itu di papan tulis dan mengkomunikasikan pekerjaannya kepada kelas untuk memberi  kemudahan guru melakukan evaluasi formatif dan memberi kesempatan siswa lain untuk belajar menjadi pendengar yang baik . (Fase 5 MPK)

Penggalan 4

11.  Membimbing siswa membuat grafik hubungan antara tegangan dan arus pada tempat yang disediakan pada Gambar 2 LKS SMK tersebut. Siswa didorong untuk melakukan yang terbaik. (Fase 4 MPK)

12.  Melakukan evaluasi formatif dengan cara meminta satu-dua kelompok mempresentasikan grafiknya dan meminta kelas menjadi pendengar yang baik dengan cara menunjuk satu-dua siswa menanggapi presentasi itu dan dinilai. (Fase 5 MPK)

Penggalan 5

13.  Membimbing kelompok  melakukan analisis dengan mengacu pada LKS SMK itu. Ditekankan perlunya kerjasama, terbuka dan mendengarkan ide teman dalam tugas analisis ini. (Fase 4 MPK).

14.  Melakukan evaluasi formatif dengan cara meminta satu-dua kelompok mempresentasikan kinerjanya dan kelompok lain menjadi pendengar yang baik agar dapat menanggapi saat diminta guru. (Fase 5 MPK)

15.  Membimbing  kelompok menarik kesimpulan dengan mengacu pada LKS SMK. Diingatkan agar tetap mengutamakan toleransi saat ada perbedaan pendapat dalam menarik kesimpulan. (Fase 4 MPK)

16.  Melakukan evaluasi formatif dengan cara meminta satu-dua kelompok mempresentasikan kinerjanya dan ditanggapi kelompok lain. (Fase 5 MPK)

17.  Memberikan penghargaan kepada individu dan kelompok yang berkinerja baik dan amat  baik dalam kegiatan belajar mengajar tersebut. (Fase 6 MPK)

 

  1. C. Penutup
 

Kegiatan

Penilaian oleh Pengamat
1 2 3 4
  1. Dengan melibatkan siswa menutup pelajaran dan memberi PR mencari tahu bagaimana hubungan antara besar hambatan dan besar arus dengan menggunakan software PhET.

X.   Sumber Pembelajaran

  1. LKS SMK: Hubungan Antara Tegangan, Arus, dan Hambatan
  2. Kunci  LKS SMK: Hubungan Antara Tegangan, Arus, dan Hambatan
  3. LP 1: Produk dilengkapi Kunci LP 1
  4. LP 2: Proses
  5. LP 3: Psikomotor
  6. LP 4: Pengamatan Perilaku Berkarakter
  7. LP 5: Pengamatan Keterampilan Sosial
  8. Tabel Spesifikasi Lembar Penilaian
  9. Silabus

Daftar Pustaka

BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan). 2007. Model Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Mata Pelajaran: Ilmu Pengetahuan Alam. SMP/MTS. Digandakan oleh Kegiatan Penyelenggaraan Sosialisasi/Diseminasi/Seminar/Workshop/Publikasi Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah.

Free Download PhET Software Interactive Simulations dari University of Colorado at Boulder

Simulation: Circuit Construction Kit (DC Only). Didownload pada 5 April 2009 dari http://phet.colorado.edu.

Johnson, David W. & Johnson, Roger T. 2002. Meaningful Assessment. A Manageable and Cooperative Process. Boston: Allyn & Bacon.

Yeap Tok Kheng. 2008. Science Process Skills Form 3. Rawang, Selangor Darul Ehsan: Vivar Printing Sdn. Bhd., Pearson, Longman.

LKS SMK: Hubungan Antara Tegangan, Arus, dan Hambatan

Ekeperimen Tidak Dibimbing – INQUIRI PENEMUAN

Hubungan Antara Tegangan, Arus, dan Hambatan

Arus listrik yang mengalir melalui sebuah rangkaian akan meningkat dengan meningkatnya tegangan. Besar arus tersebut dapat dihitung dengan Hukum Ohm,

Di mana R = hambatan (Ω), V = tegangan (V), I = arus (A)

Tujuan          : Menyelidiki hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan

Bahan:

4 baterai  1.5 V atau catu daya 0 – 12 V, 2 lampu 4,5 V,  10 kabel dengan klip buaya atau kit rangkaian DC   

Alat:

Catu daya 0 – 12 V, amperemeter 1, voltmeter 1, soket lampu 2, soket  baterai  4, sakelar  1, atau kit rangkain DC

ICT/Internet Based

Free Download PhET Software Interactive Simulations dari University of Colorado at Boulder alamat situs http://phet.colorado.edu Simulation: Circuit Construction Kit (DC Only)

Rumusan Masalah    : Apakah hubungan antara  tegangan, arus, dan hambatan?

Hipotesis       :  ­­­­­­­­­­___________________________________________________________________

Variabel         : (a) yang dijaga konstan     : ______________________________________

(b) yang dimanipulasi         : ______________________________________

(c) yang merespon              : ______________________________________

Definisi Operasional Variabel Manipulasi    : ______________________________________

___________________________________________________________________________

___________________________________________________________________________

Definisi Operasional Variabel Respon : ______________________________________

___________________________________________________________________________

___________________________________________________________________________

Perencanaan Eksperimen: Kamu diminta untuk merencanakan eksperimen dan melaksanakan untuk menyelidiki hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini dengan menggunakan software PhET.

Gambar 1

Langkah-langkah:

  1. Buka  PhET Interactive Simulations.
  2. Pilih dan jalankan Circuit Construction Kit (DC only).
  3. Pada papan rangkaian siapkan seluruh alat dan bahan yang dibutuhkan seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1.
  4. Hubungkan seluruh alat dan bahan seperti ditunjukkan pada Gambar 1.
  5. Catat pembacaan voltmeter dan amperemeter pada Tabel 1 sementara sakelar masih terbuka.
  6. Dengan sebuah baterai 1,5 V berada di rangkaian, aktifkan atau tutup sakelar. Catat pembacaan voltmeter dan amperemeter pada Tabel 1.
  7. Lakukan lagi langkah 6 dengan menggunakan dua baterai 1.5 V, dan kemudian tiga baterai 1.5 V, dan terakhir empat baterai 1.5 V dalam  hubungan seri.
  8. Lukis grafik yang menunjukkan hubungan antara tegangan dan arus pada tempat yang disediakan pada Ganbar 2.

Tabel 1.  Pengamatan:

Tegangan (V) 

Arus (A) 

Tegangan/Arus 

Gambar 2.  Grafik tegangan versus arus

Analisis         : 1. Apa hubungan antara tegangan dan arus?

Semakin ____________ tinggi tegangan, semakin ______________  arus mengalir.

2. (a) Tulis hubungan antara tegangan dan arus.

_____________________________________________________________

(b) Berdasarkan pada Hukum Ohm, ratio   menyatakan apa dalam eksperimen ini?

___________________________________________________

3. (a) Hitunglah kecuramaan grafik yang diperoleh tersebut.

_________________________________________________________________

(b) Berdasarkan Hukum Ohm kecuraman itu menyatakan apa?

Kecuraman grafik tersebut merupakan ______________ dari rangkaian listrik tersebut.

(c) Berapakah hambatan dari rangkaian tersebut?

____________________________________________________________

4. Rumuskan definisi operasional untuk hambatan itu berdasarkan eksperimen tersebut .

_____________________________________________________________

Hambatan merupakan ratio dari  ________________________________

Kesimpulan : 1. Apakah hipotesismu diterima?

_____________________________________________________________

2. Kesimpulan apa yang dapat dibuat?

___________________________________________________________________

Penerapan         : Hukum Ohm memungkinkan kita untuk menghitung _________________, _____________, dan _________________________

JIka ratio tegangan terhadap arus untuk dua konduktor logam sama, maka hambatan untuk kedua logam itu adalah __________________________ .

Daftar Pustaka

Free Download PhET Software Interactive Simulations dari University of Colorado at Boulder

Simulation: Circuit Construction Kit (DC Only). Didownload pada 5 April 2009 dari http://phet.colorado.edu.

Yeap Tok Kheng. 2008. Science Process Skills Form 3. Rawang, Selangor Darul Ehsan: Vivar Printing Sdn. Bhd., Pearson, Longman

Kunci LKS SMK: Hubungan Antara Tegangan, Arus, dan Hambatan

Ekeperimen Tidak Dibimbing – INQUIRI PENEMUAN

Hubungan Antara Tegangan, Arus, dan Hambatan

Arus listrik yang mengalir melalui sebuah rangkaian akan meningkat dengan meningkatnya tegangan. Besar arus tersebut dapat dihitung dengan Hukum Ohm,

Di mana R = hambatan (Ω), V = tegangan (V), I = arus (A)

Tujuan          : Menyelidiki hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan

Bahan:

4 baterai  1.5 V atau catu daya 0 – 12 V, 2 lampu 4,5 V,  10 kabel dengan klip buaya   

Alat:

Catu daya 0 – 12 V, amperemeter 1, voltmeter 1, soket lampu 2, soket  baterai  4, sakelar  1

ICT/Internet Based

Free Download PhET Software Interactive Simulations dari University of Colorado at Boulder alamat situs http://phet.colorado.edu Simulation: Circuit Construction Kit (DC Only)

Rumusan Masalah    : Apakah hubungan antara  tegangan, arus, dan hambatan?

Hipotesis       :  ­­­­­­­­­­JIka hambatan dijaga konstan, semakin tinggi tegangan, semakin besar arus yang mengalir.

Variabel         : (a) yang dijaga konstan         : jenis dan kondisi setiap baterai, lampu, voltmeter, amperemeter, kabel penghubung

(b) yang dimanipulasi         : tegangan

(c) yang merespon              : arus

Definisi Variabel Manipulasi: Tegangan dimanipulasi dengan cara mengubah-ubah mulai dari 0 volt, 1,5 volt, 3,0 volt, 4,5 volt, dan terakhir 6,0 volt. Besar tegangan itu diukur dengan voltmeter.

Definisi Variabel Respon: Arus yang mengalir di rangkaian pada setiap tegangan itu diukur denganamperemeter.

Perencanaan Eksperimen: Kamu diminta untuk merencanakan eksperimen dan melaksanakan untuk menyelidiki hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan seperti ditunjukkan pada gambar di bawah ini dengan menggunakan software PhET.

Gambar 1

Langkah-langkah:

  1. Buka  PhET Interactive Simulations.
  2. Pilih dan jalankan Circuit Construction Kit (DC only).
  3. Pada papan rangkaian siapkan seluruh alat dan bahan yang dibutuhkan seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1.
  4. Hubungkan seluruh alat dan bahan seperti ditunjukkan pada Gambar 1.
  5. Catat pembacaan voltmeter dan amperemeter pada Tabel 1 sementara sakelar masih terbuka.
  6. Dengan sebuah baterai 1,5 V berada di rangkaian, aktifkan atau tutup sakelar. Catat pembacaan voltmeter dan amperemeter pada Tabel 1.
  7. Lakukan lagi langkah 6 dengan menggunakan dua baterai 1.5 V, dan kemudian tiga baterai 1.5 V, dan terakhir empat baterai 1.5 V dalam  hubungan seri..
  8. Lukis grafik yang menunjukkan hubungan antara tegangan dan arus pada tempat yang disediakan pada Ganbar 2.

Tabel 1  Hubungan Antara Tegangan, Arus, dan Hambatan

Pengamatan:

Tegangan (V) 

Arus (A) 

Tegangan/Arus 

0 0 0
1,5 0,30 5
3,0 0,60 5
4,5 0,90 5
6,0 1,2 5

Gambar 2.  Grafik tegangan versus arus

Analisis         : 1. Apa hubungan antara tegangan dan arus?

Semakin   tinggi tegangan, semakin  besar arus mengalir.

2. (a) Tulis hubungan antara tegangan dan arus.

I = V/R  known as Ohm Law.

(b) Berdasarkan pada Hukum Ohm, ratio   menyatakan apa dalam eksperimen ini?

hambatan

3. (a) Hitunglah kecuramaan grafik yang diperoleh tersebut.

R =

R =

(b) Berdasarkan Hukum Ohm kecuraman itu menyatakan apa?

Kecuraman grafik tersebut merupakan  hambatan dari rangkaian listrik tersebut.

(c) Berapakah hambatan dari rangkaian tersebut?

5 ohm

4. Rumuskan definisi operasional untuk hambatan itu berdasarkan eksperimen tersebut .

Hambatan merupakan ratio dari tegangan dan arus.

Kesimpulan : 1. Apakah hipotesismu diterima?

diterima

2. Kesimpulan apa yang dapat dibuat?

Hipotesis diterima, yaitu jika hambatan dipertahankan konstan, semakin tinggi tegangan, semakin besar arus yang mengalir.

Penerapan         : Hukum Ohm memungkinkan kita untuk menghitung  tegangan, arus, dan hambatan.

JIka ratio tegangan terhadap arus untuk dua konduktor logam sama, maka hambatan untuk kedua logam itu adalah sama.

Daftar Pustaka

Free Download PhET Software Interactive Simulations dari University of Colorado at Boulder

Simulation: Circuit Construction Kit (DC Only). Didownload pada 5 April 2009 dari http://phet.colorado.edu.

Yeap Tok Kheng. 2008. Science Process Skills Form 3. Rawang, Selangor Darul Ehsan: Vivar Printing Sdn. Bhd., Pearson, Longman

Tabel Spesifikasi Lembar Penilaian

Indikator LP dan Butir Soal Kunci LP dan Butir Soal
Produk: 

  1. Mendeskribsikan pengaruh perubahan tegangan terhadap arus
  2. Menguasai Hukum Ohm
  3. Menerapkan Hukum Ohm
LP 1 Produk 

Butir 1

Butir 2

Butir 3, 4, 5, 6

Kunci LP 1 Produk 

Butir 1

Butir 2

Butir 3, 4, 5, 6

Proses: 

  1. Merancang dan melaksanakan eksperimen untuk menyelidiki hubungan antara tegangan, arus, dan hambatan
 

LP 2 Proses:   RTK 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9

 

Dipercayakan kepada judgement Penilai/Guru

Psikomotor: 

  1. Merakit  rangkaian DC sederhana menggunakan software PhET
LP 3 Psikomotor:  RTK 1, 2, 3, dan 4 Dipercayakan kepada judgement Penilai/Guru
Karakter: 

  1. 1. Jujur, peduli, tanggung jawab, toleransi, selalu melakukan yang terbaik, kreatif, terbuka dan mendengarkan pendapat teman, tidak mencela teman dengan kasar, membantu teman yang membutuhkan
LP 4 Karakter:  RTK 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8 dan 9 Seluruh RTK itu minimal memperoleh penilaian Menunjukkan kemajuan dan dipercayakan kepada judgement Penilai/Guru.
Keterampilan Sosial 

  1. Bertanya, menyumbang ide atau berpendapat, menjadi pendengar yang baik, komunikasi.

LP 5 Keterampilan Sosial: RTK 1, 2, 3, 4 Seluruh RTK itu minimal memperoleh penilaian Menunjukkan kemajuan dan dipercayakan kepada judgement Penilai/Guru. 

 

Nama:                                                             NIM:                                        Tanggal:

_____________________________________________________________________________________

LP 1: Produk

  1. Perhatikan dua rangkaian di bawah ini. Bila spesifikasi dan kondisi lima baterai dan dua lampu itu identik, di rangkaian manakah akan mengalir arus lebih besar? Jelaskan jawabanmu!

Rangkaian A                                                        Rangkaian B

  1. Perhatikan dua rangkaian di bawah ini. Bila spesifikasi dan kondisi dua baterai dan tiga lampu itu sama, di rangkaian manakah akan mengalir arus lebih besar? Jelaskan jawabanmu!

Rangkaian A                                                        Rangkaian B

  1. Sebuah baterai 30,0 V dihubungkan kepada suatu resistor 10,0 W. Berapakah besar arus di dalam rangkaian tersebut?
  1. Sebuah lampu mobil dengan hambatan 30 W dihubungkan pada baterai 12-V. Berapakah besar arus yang melalui lampu tersebut?
  1. Sebuah motor dengan hambatan 32 W dihubungkan pada suatu sumber tegangan. Arus dalam rangkaian tersebut 3,8 A. Berapakah besar tegangan sumber tersebut?
  1. Sebuah lampu memakai arus 0,50 A pada saat dihubungkan ke sumber 120-V. Berapakah hambatan lampu tersebut?

Daftar Pustaka

Zitzewitz, Paul W. 1999. Glencoe Physics: Principles & Problems. New York: Glencoe /McGraw-Hill.

Nama:                                                             NIM:                                        Tanggal:

_____________________________________________________________________________________

Kunci LP 1: Produk

  1. Perhatikan dua rangkaian di bawah ini. Bila spesifikasi dan kondisi lima baterai dan dua lampu itu identik, di rangkaian manakah akan mengalir arus lebih besar? Jelaskan jawabanmu!

Di rangkaian B akan mengalir arus lebih besar. Hal itu dikarenakan dirangkaian A hanya ada dua baterai yang dihubungkan seri, sedangkan di rangkaian B ada tiga baterai dihubungkan seri, sehingga tegangan total di rangkaian B lebih besar. Karena tegangan di rangkaian B lebih besar, maka arusnya juga lebih besar.

Rangkaian A                                                        Rangkaian B

  1. Perhatikan dua rangkaian di bawah ini. Bila spesifikasi dan kondisi dua baterai dan tiga lampu itu sama, di rangkaian manakah akan mengalir arus lebih besar? Jelaskan jawabanmu!

Di Rangkaian A ada satu lampu dan di Rangkaian B ada dua lampu yang dihubungkan seri, sehingga hambatan total Rangkaian B lebih besar daripada hambatan di Rangkaian A. Karena sumber tegangan kedua rangkaian itu sama-sama terdiri dari satu baterai, maka Rangkaian A yang dibebani dengan hambatan lebih kecil akan mengalir arus lebih besar.

Rangkaian A                                        Rangkaian B

  1. Sebuah baterai 30,0 V dihubungkan kepada suatu resistor 10,0 W. Berapakah besar arus di dalam rangkaian tersebut?

Diketahui:                  Strategi:                                 Perhitungan:

V = 30,0 V                          Gunakan I = V/R untuk                 I = = = 3,00 A

R = 10,0 Ω                  menentukan arus

  1. Sebuah lampu mobil dengan hambatan 30 W dihubungkan pada baterai 12-V. Berapakah besar arus yang melalui lampu tersebut?

Diketahui:                  Strategi:                                 Perhitungan:

R = 30,0 V                          Gunakan I = V/R untuk                 I = = = 0,40 A

V = 12 V                      menentukan arus

  1. Sebuah motor dengan hambatan 32 W dihubungkan pada suatu sumber tegangan. Arus dalam rangkaian tersebut 3,8 A. Berapakah besar tegangan sumber tersebut?

Diketahui:                  Strategi:                                 Perhitungan:

R = 32 Ω                          Gunakan V = I x R untuk                  V = 3,8 A x 32 Ω = 121,6 V

I = 3,8 A                           menentukan tegangan

  1. Sebuah lampu memakai arus 0,50 A pada saat dihubungkan ke sumber 120-V. Berapakah hambatan lampu tersebut?

Diketahui:                  Strategi:                                 Perhitungan:

I = 0,50 A                          Gunakan R = V/I untuk                 R = = = 240 Ω

V = 120 V                    menentukan hambatan

Daftar Pustaka

Zitzewitz, Paul W. 1999. Glencoe Physics: Principles & Problems. New York: Glencoe /McGraw-Hill.

LP 2 Proses

Prosedur:

  1. 1. Siapkan sebuah komputer dan Software PhET.
  2. 2. Tugasi siswa menguji sebuah hipotesis: Jika hambatan dipertahankan konstan, semakin tinggi tegangan, semakin besar arus yang mengalir.
  3. 3. Siswa diminta untuk mengubah hambatan lampu menjadi 5 ohm.
  4. 4. Penentuan skor kinerja siswa mengacu pada Format Asesmen Kinerja di bawah ini.
  5. 5. Berikan format ini kepada siswa sebelum asesmen dilakukan.
  6. 6. Siswa diijinkan mengases kinerja mereka sendiri dengan menggunakan format ini.

Format Asesmen Kinerja Proses

 

No

 

Rincian Tugas Kinerja

Skor Maksimum Skor Asesmen
Oleh siswa sendiri Oleh Guru
1 Mengidentifikasi variabel control 10
2 Mengidentifikasi variabel manipulasi 10
3 Mengidentifikasi variabel respon 10
4 Mencatat pembacaan voltmeter dan amperemeter pada Tabel 1 LKS SMK sementara sakelar masih terbuka 10
5 Dengan baterai 1,5 volt berada di rangkaian, mengaktifkan atau tutup sakelar. Mencatat pembacaan voltmeter dan  amperemeter pada Tabel 1 LKS SMK.  

10

6 Melakukan lagi langkah 5 dengan menggunakan dua baterai 1.5 V, dan kemudian tiga baterai 1.5 V, dan terakhir empat baterai 1.5 V yang dihubungkan seri.  

15

7 Mencatat seluruh pengamatan pada Tabel 1 LKS SMK. 10
8 Menggambar sebuah grafik yang menunjukkan hubungan antara tegangan dan arus pada tempat yang disediakan pada Gambar 2 di LKS SMK. 15
9 Menarik kesimpulan berdasarkan data pada Tabel 1. 10
Skor Total 100

Surabaya,                                2010

Siswa                                                                                          Guru

(                                    )                                                                         (                                             )

LP 3:  Psikomotor

Prosedur:

  1. 1. Siapkan sebuah komputer dan Software PhET.
  2. 2. Tugasi siswa merakit rangkaian sesuai Gambar 1 LKS SMK.
  3. 3. Penentuan skor kinerja siswa mengacu pada Format Asesmen Kinerja di bawah ini.
  4. 4. Berikan format ini kepada siswa sebelum asesmen dilakukan.
  5. 5. Siswa diijinkan mengases kinerja mereka sendiri dengan menggunakan format ini.

Format Asesmen Kinerja Psikomotor

 

No

 

Rincian Tugas Kinerja

Skor Maksimum Skor Asesmen
Oleh siswa sendiri Oleh Guru
1 Membuka program Simulasi Interaktif PhET 25
2 Memilih dan menjalankan Circuit Construction Kit (DC only) 25
3 Pada papan rangkaian menyiapkan seluruh alat dan bahan yang dibutuhkan seperti ditunjukkan pada Gambar 1 LKS SMK 25
4 Menghubungkan seluruh alat dan bahan seperti ditunjukkan pada Gambar 1 LKS SMK sampai rangkaian bekerja 25
Skor Total 100

Surabaya,                                 2010

Siswa                                                                                        Guru

(                                    )                                                                       (                                  )

LP 4 : Format Pengamatan Perilaku Berkarakter

Siswa:                                                     Kelas:                                          Tanggal:

Petunjuk:

Untuk setiap perilaku berkarakter berikut ini, beri penilaian atas perilaku berkarakter siswa menggunakan skala berikut ini:

D = Memerlukan          C = Menunjukkan                 B = Memuaskan                    A = Sangat

perbaikan                         kemajuan                                                                                        baik

Format Pengamatan Perilaku Berkarakter

No Rincian Tugas Kinerja (RTK) 

Memerlukan perbaikan (D) Menunjukkan kemajuan (C) Memuaskan (B) Sangat baik (A)
1 Jujur
2 Peduli
3 Tanggungjawab
4 Toleransi
5 Selalu melakukan yang terbaik
6 Kreatif
7 Terbuka dan mendengarkan pendapat teman
8 Tidak mencela teman dengan kasar
9 Membantu teman yang membutuhkan

Surabaya,                              2010                                                                                                   Pengamat

(                                               )

Sumber: Johnson, DavidW. & Johnson, Roger T. 2002. Meaningful Assessment. A Manageable and Cooperative Process. Boston: Allyn & Bacon.

LP 5 : Format Pengamatan Keterampilan Sosial

Siswa:                                                     Kelas:                                          Tanggal:

Petunjuk:

Untuk setiap keterampilan sosial berikut ini, beri penilaian atas keterampilan sosial siswa itu menggunakan skala berikut ini:

D = Memerlukan          C = Menunjukkan                 B = Memuaskan                    A = Sangat

perbaikan                         kemajuan                                                                                        baik

Format Pengamatan Keterampilan Sosial

No Rincian Tugas Kinerja (RTK) 

Memerlukan perbaikan (D) Menunjukkan kemajuan (C) Memuaskan (B) Sangat baik (A)
1 Bertanya
2 Menyumbang ide atau pendapat
3 Menjadi pendengar yang baik
4 Komunikasi

Surabaya,                              2010                                                                                                   Pengamat

(                                               )

Sumber: Johnson, DavidW. & Johnson, Roger T. 2002. Meaningful Assessment. A Manageable and Cooperative Process. Boston: Allyn & Bacon.

Sumber : http://www.scribd.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: