Contoh RPP Akidah Akhlak MTs berkarakter
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Madrasah : MTs FADRIS
Mata Pelajaran : Aqidah Akhlak
Kelas / Semester : VII / 1
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
- A. Standar Kompetensi :
- Memahami dasar dan tujuan akidah Islam.
- B. Kompetensi Dasar :
1.1. Menjelaskan dasar dan tujuan akidah Islam.
- C. Tujuan Pembelajaran :
- Dapat menyebutkan dasar–dasar akidah Islam
- Dapat menjelaskan pengertian akidah Islam
- Dapat menjelaskan tujuan akidah Islam
Karakter siswa yang diharapkan :
- Cinta ilmu, gemar membaca, kreatif, disiplin, mandiri, ingin tahu, kerja sama
Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif :
- percaya diri, Berorientasi tugas dan hasil, Mampu mencari sumber belajar sendiri., Mendiskripsikan konsep dengan kata-kata sendiri.
- D. Materi Pembelajaran :
- Dasar–dasar akidah Islam
- Pengertian akidah Islam
- Tujuan akidah Islam
- E. Metode Pembelajaran :
- Ceramah : metode ini digunakan untuk memulai kegiatan pembelajaran terutama untuk kegiatan awal.
- Kerja kelompok : kegiatan ini digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang pengertian najis, macam-macam najis, membuat bagian najis
- Diskusi : metode ini digunakan untuk mendialogkan tema yang berkenaan dengan materi kegiatan pembelajaran
- Pameran & Shopping : pajangan hasil diskusi/kerja kelompok dan saling mengomentari pajangan
- F. Langkah-langkah Pembelajaran
|
Kegiatan |
Waktu |
Aspek life skill yang dikembangkan |
Nilai yang ditanamkan |
Apersepsi dan Motivasi :
v Kegiatan inti
v Kegiatan penutup.
|
10 50 5 10 5 |
v Pemahaman Konsep |
|
- G. Sumber Pembelajaran
- Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat kursi dan terjemahnya
- Buku paket Aqidah Akhlaq kls VII,
- H. Assessment/ Penilaian
|
Nilai Budaya Dan Karakter Bangsa |
Indikator Pencapaian |
Jenis Penilaian |
Bentuk Penilaian |
Contoh Instrumen |
|
|
Tes tulis Tes tulis Tes Tulis |
Jawab singkat Uraian Uraian |
|
|
Mengetahui, Kepala Madrasah
……………………………….. |
………………., Juli 2011 Guru Bidang Studi,
………………………………..
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Madrasah : MTs FADRIS
Mata Pelajaran : Aqidah Akhlak
Kelas / Semester : VII / 1
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
- A. Standar Kompetensi :
- Memahami dasar dan tujuan akidah Islam.
- B. Kompetensi Dasar :
1.2. Menunjukkan dalil tentang dasar dan tujuan Akidah Islam
- C. Tujuan Pembelajaran :
- Dapat menyebutkan Dalil tentang dasar–dasar akidah Islam
- Dapat menjelaskan pengertian Dalil tentang dasar akidah Islam
- Dapat menjelaskan dan tujuan Akidah Islam
- Dapat menyimpulkan pengertian, dasar akidah Islam
Karakter siswa yang diharapkan :
- Cinta ilmu, gemar membaca, kreatif, disiplin, mandiri, ingin tahu, kerja sama
Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif :
- percaya diri, Berorientasi tugas dan hasil, Mampu mencari sumber belajar sendiri., Mendiskripsikan konsep dengan kata-kata sendiri.
- D. Materi Pembelajaran :
- Dalil tentang dasar–dasar akidah Islam
- pengertian Dalil tentang akidah Islam
- tujuan akidah Islam
- menyimpulkan pengertian, dasar akidah Islam
- E. Metode Pembelajaran :
- Ceramah : Metode ini digunakan untuk memulai kegiatan pembelajaran terutama untuk kegiatan awal.
- Kerja kelompok: kegiatan ini digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang pengertian Dalil tentang dasar dan tujuan Akidah Islam, macam-macam Dalil tentang dasar dan tujuan Akidah Islam, membuat bagian Dalil tentang dasar dan tujuan Akidah Islam.
- Diskusi: Metode ini digunakan untuk mendialogkan tema yang berkenaan dengan materi kegiatan pembelajaran
- Pameran dan Shopping : pajangan hasil diskusi/kerja kelompok dan saling mengomentari pajangan
- F. Langkah-langkah Pembelajaran
|
Kegiatan |
Waktu |
Aspek life skill yang dikembangkan |
Nilai yang ditanamkan |
v Pendahuluan :Apersepsi dan Motivasi :
v Kegiatan inti
v Kegiatan penutup.
|
10 50 5 10 5 |
¨ Pemahaman Konsep |
|
- G. Sumber Pembelajaran
- Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat kursi dan terjemahnya
- Buku paket Aqidah Akhlaq kls VII,
- LKS
- Hasil kerja siswa
- H. Assessment/ Penilaian
Penilaian
|
Nilai Budaya Dan Karakter Bangsa |
Indikator Pencapaian |
Jenis Penilaian |
Bentuk Penilaian |
Contoh Instrumen |
|
|
Tes tulis Tes tulis Tes Lisan Penugasan Penugasan |
Isian Uraian Uraian Hafalan Hafalan |
|
|
Mengetahui, Kepala Madrasah
………………………………
|
Tasikmalaya, Juli 2011 Guru Bidang Studi,
……………………………….
|
Sumber :batararayamedia.com
Komponen format RPP Berkarakter
Download:
1. Pengembangan RPP Berorientasi Pendikar
2. Pengembangan Silabus Berorientasi Pendikar
1. Konsep Dasar Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa_SMP
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Sekolah : …….
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester :
Alokasi Waktu : 1 x 70 menit ( 1 x pertemuan)
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Tujuan Pembelajaran :
- ………
- (+) Mengembangkan perilaku ……………………….
Indikator :
- ………………..
- (+) Menunjukkan perilaku ………………..
Materi Pembelajaran :
Metode, Pendekatan, Model Pembelajaran :
Metode :
Pendekatan :
Model Pembelajaran :
Langkah-langkah Pembelajaran :
Kegiatan Pendahuluan :
- ……………………………..(karakter)
- …………………………………..(karakter)
- ………………………………….(karakter)
- ……………………………………..(karakter)
Kegiatan Inti
Eksplorasi :
- ……………………………………….(karakter)
- …………………………………………….(karakter)
- Dst
Elaborasi :
- …………………………………….(karakter)
- ………………………………….(karakter)
- Dst
Konfirmasi :
- …………………………………….(karakter)
- …………………………………………(karakter)
- Dst
Kegiatan Penutup :
- ……………………………………….(karakter)
- …………………………………………(karakter)
- Dst
Sumber Bahan, Media/alat Pembelajaran
Sumber Bahan :
Media/alat Pembelajaran :
Penilaian :
Teknik Penilaian :
Bentuk instrumen :
Kisi-kisi soal :
Instrumen Penilaian (soal) :
Kunci Jawaban (untuk PG) :
Rambu-rambu Jawaban (untuk isian) :
Kriteria jawaban (untuk uraian) :
Pedoman Penskoran :
Lembar Kerja Siswa :
Lembar Penilaian Pengamatan Proses Pembelajaran :
Lembar Penilaian Hasil Belajar :
Lembar Penilaian Pendidikan Budaya dan Karakter :
Kriteria Penilaian Pendidikan Budaya dan Karakter :
Teknik Penilaian Pendidikan Budaya dan Karakter :
contoh
LEMBAR PENILAIAN PENGAMATAN
PROSES PEMBELAJARAN
Mata Pelajaran :
Kelas :
| No | Nama Siswa |
Aspek Perilaku Belajar |
Ket | |||||||
| Motivasi | Keaktifan | Kerja
sama |
Taggung
Jawab |
dst | ||||||
Keterangan :
Tinggi / (T) / A / 4 : jika …………….
Sedang / (S) / B/ 3 : jika ……………
Cukup / (c) / C / 2 : jika …………
Rendah/ (R) / D / 1 : jika ……………..
LEMBAR PENILAIAN
PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER
Mata Pelajaran :
Kelas :
Hari/tanggal :
|
No |
Nama Siswa |
KARAKTER
|
Ket |
|||||
|
Religius |
Gemar Membaca |
Cermat
|
Tanggung Jawab |
Cinta Tanah air |
dst |
|||
| 1 | AHMAD | BT | MK | MT | ||||
Keterangan :
BT : Belum Terlihat
(apabila peserta didik belum memperlihatkan tanda-tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator).
MT : Mulai Terlihat
(apabila peserta didik sudah mulai memperlihatkan adanya
tanda-tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator tetapi belum
konsisten).
MB : Mulai Berkembang
(apabila peserta didik sudah memperlihatkan berbagai tanda
perilaku yang dinyatakan dalam indikator dan mulai konsisten).
MK : Membudaya
(apabila peserta didik terus menerus memperlihatkan perilaku
yang dinyatakan dalam indikator secara konsisten).
Teknik Penilaian :
- hasil pengamatan,
- catatan anekdotal,
- tugas,
- laporan
Contoh Lesson Plan Bahasa Inggris SMP Kelas 9 sem 2
Lesson Plan
School :
Grade / Semester : IX / 2
Subject : English
A. Competency Standard:
7. Listening : to express the meaning in simple short functional written text narative and report to interact in the daily life context
9. Speaking : to express the meaning in the simple short spoken transaction and interpersonal conversation and monologud in the form of narrative in the daily life context.
B. Basic Competency :
7.1 To respon the meaning in the simple short transaction ( to get things done) and interpersonal conversation accurately, fluently and acceptable to interact in the daily life context involving the speech of expressing politeness.
9.1. To express the meaning in the meaning in the short simple transactional ( to get things done) and interpersonal (to get things done) and interpersonal ( to socialize) conversation using spoken language accurately Fluently, and acceptable to interact in daily life context involving the speech act of expressing politeness.
C. Indicator :
7.1 To identify the meaning and the functional of expressing politeness
9.1. To identify main idea related to the text narrative
To identify some informasion of the text.
D. Genre :
E. Time Allocation : 4 x 40
F. Skill : Listening and speaking
G. The Purposes of Learning Activity
TThe Value of national culture and character education
- Being polite
- Courage diligence
- Respect
- Responsibility
H. Teaching and learning material
- Expressing politeness
- Narative text : golden snail
I. Teaching Method
Three phase technique
- Opening
Greeting
Aperseption:
- Ask answer about the text
- Read the dialaogne / text
- Main Activities
Eksploration
- The teacher read the dialogne text
- Asking the students to look for the information about the text
Eksboration
- The ask the students to read the text
- teacher give a chance to think, analize. Solve the problem
- teacher fasilities students to perform their opition individually or teamwork
Confirmation
- teacher ask and answer about the students difficulties
- teacher help the students solving the problems
- teacher and students make a conclutuion
- Closing
- teacher and students make a conclutuion
- teacher do assesment
J. Learning Source
- Let’s Talk
- Relevan Picture
K. Assesment
Instrument
Dialogue
1. A : Could you pleasa……..
B : With pleasure
2. A : Would you like to ………..
B : Of course, I would……..
3. A : Would you mind………
B : All right
Lesson Plan
School :
Grade / Semester : IX / 2
Subject : English
A. Competency Standard:
- Listening: to understand the meaning in the simple short spoken transachonal and interpersonal conversation to interact in the daily life context.
9. Speaking : to express the meaning in the simple short spoken transaction and interpersonal conversation and monologud in the form of narrative in the daily life context.
B. Basic Competency :
7.2 To respon the meaning in the simple short transactional (to get things done) and interpersonal (to socialize) conversation accurately. Fluently and acceptable to interact in the daily life context involving the speech act of telling interesting news and giving comment to the news
9.2 To express the meaning in the simple short transactional ( to get things done) and interpersonal (to get things done) and interpersonal ( to socialize) conversation accurately. Fluently, and acceptable to interact in the daily life context involving the speech act of telling interesting news and giving comment to the news.
C. Indicator :
7.2.1. to responding and telling the back ground of the news.
9.2.1. to asking and answering about the news.
9.2.2. telling the certain accosion.
D. Genre : transactional / interpersonal
E. Time alloction : 4 x 40
F. Skill : Listening and speaking.
G. The purposes of learning activity
1. the students give respon and tell the background of the news.
2. the students can express the meaning of news.
3. the students can make retelling about the certain accosion.
The value of national culture and tharacter education
- Curriousity
- Thinking logically
- Courage
- Disiplind
H. Theaching and learing materails:
Report text.
- Communicative practice
X= I have something to tell you
Y= Really ? what’s that ?
- Telling a surprising fact
- Do you know that ?
- Can you belive this ?
Etc.
- Reacting to a surprising fact
- Really ?
- Oh ?
- That’s terrific !
- What !
I. Method of learing :
Three phase technique.
1. Opening, the class
- Greeting, checking for the roll.
- Pretest.
- Review.
- Question answer
- The student can answer based on the picture.
2. Main activity
- Exploration.
- Elaborasi
- Konfirmation
3. Closing the activity.
- The teacher makes conclusion.
- The teacher doing assesment.
- The teacher give felback
J. learing source
a. Let’s talk
b.Lks
K. Assesment
| Techinque | Form | Examples |
| 1. Oral test | Short answer | X : I got ten on the math |
| Y | ||
| A. there was a big fird | ||
| In my nesgh bourhood | ||
| B. ……………………………… | ||
| Performance, | Retell about the news | |
| Pronounciation, | ||
| Fluency. | ||
| 2. Test Writen | Answer the Questions | 1. what is the purpose of the text. |
| 2. what is the main idea of the one paragraph ? | ||
Contoh RPP Mapel IPS SMP berkarakter
Download:
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
NO. 01/K.IX-2/2010/2011
| SEKOLAH | : | SMP Negeri 29 Semarang |
| MAPEL | : | ILMU PENGETAHUAN SOSIAL |
| KELAS /SMT | : | IX / 2 |
| WAKTU | : | 2 x 40 menit (1 x pertemuan) |
A. Standar Kompetensi :
5. Memahami hubungan manusia dengan bumi.
B. Kompetensi Dasar
5.1. Menginterprestasikan peta tentang pola dan bentuk-bentuk muka bumi.
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
- Pertemuan 1
Peserta didik dapat menganalisis bentuk-bentuk muka bumi.
D. Tujuan Pembelajaran :
- Pertemuan 1
Setelah selesai kegiatan pembelajaran siswa dapat:
- menganalisis bentuk-bentuk muka bumi
E. Materi Ajar :
- Peta tentang pola dan bentuk-bentuk muka bumi.
F. Metode dan model Pembelajaran :
1. Metode : Ceramah bervariasi
2. Model Pembelajaran : Diskusi, penugasan, pengamatan.
G. Langkah-langkah pembelajaran :
1. Pertemuan I
Materi : – Bentuk-bentuk muka bumi.
|
No. |
Kegiatan |
Waktu |
Metode |
| 1. | Pendahuluan :
|
10 ’ | Ceramah, tanya jawab |
| 2. | Kegiatan inti
secara mandiri dan bertanggungjawab.
1. Guru memberikan tanggapan dan simpulan berdasarkan hasil diskusi kerja kelompok secara komunikatif. 2.Guru memberikan penguatan tentang proses terbentuknya benua dan bentuk-bentuk muka bumi berdasarkan referensi yang dimiliki secara bertanggungjawab.
|
60’ |
Diskusi & Pengamatan
|
| 3. | Penutup
|
10 ‘ |
Ceramah, tanya jawab |
H. Sumber Belajar ;
| 1. | Buku |
| - Buku IPS kelas IX Tiga Serangkai | |
| - Buku paket Geografi kelas IX | |
| - Buku IPS kelas IX penerbit Acarya | |
| 2. | Media Utama |
| - Atlas/Peta | |
| 3. | Guru |
| 4. | Audio Visual/CD Encarta |
| 5. | Gambar-Gambar |
I. Penilaian
|
Inkator Penilaian |
Teknik Penilaian |
Bentuk Instrumen |
Instrumen Soal |
|
| 5.1.1.
5.1.2.
|
Menganalisis bentuk-bentuk muka bumi pada peta.
Membuat diagram/ penampang melintang bentuk muka bumi daratan dan dasar laut. Mendeskripsikan pola dan bentuk objek geografis sesuai dengan bentang alam. |
Tes tertulis
|
Soal Uraian | Terlampir |
|
Mengetahui,
Kepala Sekolah
ERNA LISTYATI, S.Pd NIP. 19610202 198103 2 006 |
|
Semarang, 03 Januari 2011
Guru Mata Pelajaran
Drs. S L A M E T NIP. 19671029 199702 1 002 |
Sumber: Materi Workshop Pendidikan Karakter SMP 2011
Contoh RPP SMP Mapel PAI berkarakter
Download:
CONTOH RPP KLS VII-1 ASPEK AL-QURAN
CONTOH RPP KELAS VII Smt 1 -ASPEK AKIDAH
TEACHER’S GUIDE PAI Desember 2010 Sahidjaya Solo
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Satuan Pendidikan : SMP…………………………………….
Kelas : VII
Semester : I
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam (PAI)
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit ( 1 kali pertemuan)
A STANDAR KOMPETENSI
2. Meningkatkan keimanan kepada Allah Swt. melalui pemahaman sifat-sifat-Nya.
B. KOMPETENSI DASAR
2.1 Membaca ayat-ayat al-Quran yang berkaitan dengan sifat- sifat Allah.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah proses pembelajaran dilaksankan peserta didik dapat :
1. Membaca ayat-ayat al-Quran yang berkaitan dengan sifat Rububiyah (QS. al- A’raf: 54) secara mandiri dengan baik dan benar
2. Membaca dan mengartikan ayat-ayat Al-Quran yang berkaitan dengan sifat-sifat Mulkiyah (QS. Ali Imran: 189) secara mandiri dengan baik dan benar
3. Membaca dan mengartikan ayat-ayat al-Quran yang berkaitan dengan sifat-sifat Uluhiyah (QS. al-Baqarah: 255) secara mandiri dengan baik dan benar
D. MATERI AJAR
Pengertian Aqidah Islam
Aqidah menurut bahasa artinya ikatan, sedangkan pengertian aqidah Islam adalah iman kepada Allah SWT, Malaikat-Malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, hari akhir, dan iman kepada taqdir-Nya yang baik dan yang buruk. Semua itu dinamakan rukun iman, dan orang meyakininya disebut Mu’min.
Aqidah ini disebut juga aqidah shahihah (aqidah yang benar), karena aqidah ini bersumber kepada Al-Qur’an dan Hadits . Sedangkan lawan dari aqidah shahihah aqidah batilah, yaitu aqidah yang tidak berdasar kepada Al-Qur’an dan Hadits.
Firman Allah :
لَّيْسَ الْبِرَّ أَن تُوَلُّواْ وُجُوهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلَـكِنَّ الْبِرَّ مَنْ آمَنَ بِاللّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَالْمَلآئِكَةِ وَالْكِتَابِ وَالنَّبِيِّينَ
Artinya : ”Bukanlah kebaikan jika kalian menghadapkan wajah-wajah kamu kesebelah timur dan barat, namun kebaikan itu adalah orang yang beriman kepada Allah, dan hari akhir dan malaikat dan kitab dan nabi-nabi … (Q.S. Al-Baqarah : 177).
Firman Allah :
Artinya : “Wahai orang-orang yang beriman, berimanlah kamu kepada Allah, dan Rosul-Nya dan kitab yang telah diturunkan kepada Rosul-Nya (Al-Qur’an) dan kitab yang telah diturunkan dari sebelumnya (Zabur, Taurat dan Injil), dan barang siapa ingkar kepada Allah, dan Malaikat-Nya, dan hari akhir, maka sesungguhnya dia telah sesat benar benar sesat yang jauh. (Q.S. An-Nisa : 136).
Hadits dari Umar Bin Khothob, Nabi Muhammad SAW bersabda :
ألايْمَانُ أَن تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ ,وَكُتُبِهِ وَ رُسُلِهِ وَاليَوْمِ الاَخِرِ وَأَنْ تُؤْمِنَ بِالقَدْرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ
Artinya : “Iman itu adalah : Kamu beriman kepada Allah, dan Malaikat-Nya, dan kitab-kitab-Nya, dan Rosul-rosul-Nya, dan hari akhir dan kamu beriman kepada taqdir yang baik dan yang buruk. (H.R.Bukhari dan Muslim).
2. Aqidah Shahihah dan Amal Shalih
Amal shalih yang akan menghantarkan kepada kebahagiann di dunia dan di akhirat, hanyalah amal yang didasari oleh keimanan (aqidah), ini berdasarkan kepada Firman Allah SWT :
مَنْ عَمِلَ صَالِحاً مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَى وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُواْ يَعْمَلُونَ
Artinya : “Barang siapa mengerjakan amal salih, baik laki-laki atau wanita dalam keadaan beriman maka kami akan berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sungguh akan kami balas mereka dengan yang lebih baik apa yang mereka lakukan. (Q.S. An-Nahl : 97).
Setiap tindakan yang bersumber dari aqidah yang tidak benar (batil), maka dengan sendirinya amal itu tidak sah, sebagaimana Firman Allah :
وَمَن يَكْفُرْ بِالإِيمَانِ فَقَدْ حَبِطَ عَمَلُهُ وَهُوَ فِي الآخِرَةِ مِنَ الْخَاسِرِين.
Artinya : “Barang siapa mengingkari keimanan, maka hancurlah amalnya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi. (Q.S. Al-Maidah : 5).
3. Manfaat Bertauhid
Tauhid menurut bahasa artinya mengesakan. Menurut istilah tauhid adalah meyakini bahwa Allah itu esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya. Kesaksian itu dirumuskan dalam kalimat syahadat “Lailaha illalloh” (Tidak ada Tuhan selain Allah). Ini disebut kalimat tahlil atau kalimat ikhlas atau kalimat thoyyibah. Lawan dari tauhid adalah syirik (menyekutukan), dan orangnya disebut Musyrik.
Diantara keutamaan orang yang memiliki tauhid yang kokoh dan bersih adalah sebagai berikut :
1. Di akhirat akan terjaga dan selamat dari neraka.
2. Di dunia ia akan termasuk orang yang mendapat petunjuk.
3. Dia akan memasuki syurga.
4. Dia telah berpegang kepada tali yang kokoh dan akan istiqomah (tegak), lihat (Q.S. Al-Baqarah : 256).
Firman Allah :
الَّذِينَ آمَنُواْ وَلَمْ يَلْبِسُواْ إِيمَانَهُم بِظُلْمٍ أُوْلَـئِكَ لَهُمُ الأَمْنُ وَهُم مُّهْتَدُونَ.
Artinya : “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampurkan keimanannya dengan kezholiman (syirik) itulah bagi mereka keselamatan dan merekalah orang-orang yang mendapat petunjuk. (Q.S. Al-An’am : 82).
Dari Abu Dzar, katanya : Bersabdalah Rosulullah SAW : Saya telah di datangi oleh utusan dari Tuhanku lalu dia mengabariku, bahwasanya “Barangsiapa meninggal dunia dari umatku dalam keadaan tidak menyekutukan Allah sedikitpun, pasti dia masuk syurga. Aku bertanya bagaimana seandainya dia itu berzina dan mencuri ? Dia menjawab walaupun dia Zina dan mencuri. (H.R.Bukhori – Muslim).
a. Pengertian Iman Kepada Allah
Iman menurut bahasa artinya percaya atau yakin. Iman kepada Allah SWT adalah meyakini bahwa Allah itu Robb (Penguasa alam semesta), Malik ( Raja bagi semua makhluk), dan Ilah (Sembahan) yang benar yang tidak ada Tuhan selain Dia yang bersemayam di atas arasy. Dialah yang telah menciptakan dan mengatur semua makhluk dari langit sampai ke bumi. Dia pencipta (Kholik) dan Dia pulalah yang mempunyai aturan. Dia ciptakan manusia dan jin untuk beribadah kepada-Nya, sebagaimana Firman Allah :
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ.
Artinya :“Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia, melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku. (Q.S. Adz-Dzariyat : 56)
Ibadah berarti mengabdi kepada Allah dengan sepenuh hati berdasarkan aturan Allah dan petunjuk Rosulnya baik secara langsung seperti shalat maupun tidak langsung, seperti berbuat baik terhadap sesama manusia.
Beriman kepada Allah berarti membenarkan dan menerima segala aturan yang diturunkan kepada Rosulnya. Dan orang yang beriman kepada Allah harus sekaligus menolak dan mengingkari sembahan-sembahan selain Allah, sebagaimana Firman Allah :
ِّ فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِن بِاللّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىَ لاَ انفِصَامَ لَهَا وَاللّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
Artinya :“Maka barang siapa ingkar kepada thagut (sembahan selain Allah) dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya dia telah berpegang pada tali buhul yang kokoh yang takkan pernah terputus. Dan Allah itu Maha mendengar Maha mengetahui (Q.S. Al-Baqarah : 256).
Iman kepada Allah itru berarti membenarkan segala firman-Nya baik tentang hakekat dzatNya, sifatNya, maupun perbuatanNya, baik yang dapat dimengerti oleh akal maupun yang tidak terjangkau oleh akal, karena iman itu bukan dapat dimengerti atau tidaknya oleh akal, akan tetapi iman itu adalah sikap jiwa (hati) menerima (Tafwidl) terhadap segala yang datang dari Allah dan dari RosulNya.
Iman kepada Allah mendasari segala perlu atau ibadah, baik yang langsung maupun tidak langsung.
Firman Allah :
وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاء وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ.
Artinya : “Dan tidaklah mereka diperintah, melainkan agar beribadah kepada Allah dengan ikhlas kepadanya sambil menepati agama. (Q.S. Al-Bayyinah : 5)
Diantara Firman Allah yang mengatakan adanya Tuhan dan Ciptaan-Nya :
إِنَّ رَبَّكُمُ اللّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ يُغْشِي اللَّيْلَ النَّهَارَ يَطْلُبُهُ حَثِيثاً وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَ وَالنُّجُومَ مُسَخَّرَاتٍ بِأَمْرِهِأَلاَ لَهُ الْخَلْقُ وَالأَمْرُ تَبَارَكَ اللّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ
Artinya :“Sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Allah yang telah menciptakan langit-langit dan bumi dalam enam hari, kemudian Dia bersemayam di arasy, Dia menutup malam kepada siang dengan cepat, dan Dia ciptakan matahari, bulan dan bintang yang ditundukkan dengan perintah-Nya. Ingatlah kepunyaan Dia makhluk dan aturan maka berkah Allah penguasa alam semesta (Q.S. Al-Araf : 54).
Ayat di atas menerangkan bahwa :
1. Tuhan itu hanyalah Allah.
2. Allah adalah pencipta langit-langit dan bumi.
3. Allah mencipta keduanya hanya enam hari.
4. Allah itu bersemayam atau bersinggasana atau bertahta di arasy (Kursi kerajaan).
5. Allah mengatur pergantian siang dan malam secara beraturan (tetap).
6. Allah menundukkan matahari, bulan dan bintang.
7. Allah itu Pencipta segala makhluk dan Dia pulalah yang mempunyai aturannya.
8. Allah sebagai penguasa alam semesta mempunyai keberkatan bagi makhluknya.
b. Shifat-Shifat Allah SWT
Nama-nama Allah yang indah (asmaul-husna) yang 99 menunjukkan kepada shifat-shifat Allah yang maha sempurna yang bersinggasana di atas arasy yang agung.
Adapun fakta-fakta yang menyatakan bbahwa Allah bersemayam atau bertahta atau bersinggasana di arasy ada tujuh ayat dalam Al-Qur’an, sebagai berikut :
1. Surat Al-Araf : 54.
إِنَّ رَبَّكُمُ اللّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ
Artinya :“Sesungguhnya Tuhan kamu adalah Allah yang telah menciptakan langit-langit dan bumi selama enam hari kemudian Dia bersemayam di arasy.
2. Surah Yunus : 3
إِنَّ رَبَّكُمُ اللّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ
Artinya :“Sesungguhnya Tuhan kamu adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi selama enam hari kemudian Dia bersemayam di arasy.
3. Surah Ar-Rad : 2
اللّهُ الَّذِي رَفَعَ السَّمَاوَاتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ
Artinya :“Allah yang telah mengangkat langit-langit tanpa tiang sebagaimana kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di arasy.
4. Surah Thoha : 5
الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى
Artinya : “Yang Maha Pengasih di arasy Dia bersemayam.
5. Surah Al-Furqon : 59
ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ الرَّحْمَنُ
Artinya : “Kemudian Dia bersemayam di arasy (Dialah) yang Maha Pengasih
6. Surah As-Sajdah : 4
اللَّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ
Artinya : “Allah yang telah menciptakan langit-langit dan bumi dan yang ada diantara keduanya dalam enam hari kemudian Dia bersemayam di arasy.
7. Surah Al-Hadid : 4
هُوَ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى
Artinya :“Dia yang telah menciptakan langit-langit dan bumi dalam enam hari kemudian Dia bersemayam di arasy.
Arasy itu adalah kursi kerajaan Allah SWT. Allah bersemayam di arasy layak dengan keagungan-Nya tanpa ada pengetahuan bagaimana Dia bersemayam. Dari sanalah Allah mengatur segala urusan, karena Allah itu berkuasa di atas segala makhluknya, Firman Allah :
وَهُوَ الْقَاهِرُ فَوْقَ عِبَادِهِ وَهُوَ الْحَكِيمُ الْخَبِيرُ
Artinya :“Dan Dia itu berkuasa di atas hamba-hamba-Nya.Dan Dia maha Bijaksana maha Melihat . (Q.S. Al-An’am :18).
Walaupun Dzat Allah itu ada di arasynya, namun pengetahuan-Nya menembus langit dan bumi, sebagaimana Firman Allah :
وَهُوَ مَعَكُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ
Artinya : “Dan Dia bersama kamu dimanapun kamu berada. (Q.S. Al-Hadid : 4).
Pengertian “bersama” ada dua bagian :
Pertama, bersama secara umum untuk semua makhluknya, yaitu pandangan (ilmu) Allah akan menembus perkataan dan perbuatan hamba-hamba-Nya, baik yang zhahir maupun yang sembunyi (batin).
Kedua, bersama secara khusus bagi orang-orang yang beriman, yaitu pertolongan Allah menyertai orang-orang yang beriman, sebagaimana Firman Allah :
قَالَ لَا تَخَافَا إِنَّنِي مَعَكُمَا أَسْمَعُ وَأَرَى
Artinya : “Sesungguhnya Kami bersama kamu berdua (Nabi dan Abu Bakar) Kami mendengar dan Melihat (Q.S. Thoha : 46).
E. METODE PEMBELAJARAN
1. Pembelajaran Kooperativ
2. Tanya jawab
F. KEGIATAN PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan (10 menit)
a. Guru dan Peserta didik masuk kelas dan memulai pembelajaran tepat waktu sesuai jadwal dengan disiplin dan penuh tanggung jawab.
b. Guru memperhatikan keadaan kelas: kerapihan tempat duduk, kebersihan kelas, dan papan tulis
c. Guru memberi salam, mengecek keadaan Peserta didik, dan menyiapkan kelas untuk siap belajar secara teliti.
d. Guru meminta ketua kelas atau salah seorang peserta didik untuk memimpin do’a bersama untuk mengawali pembelajaran.
e. Guru meminta ketua kelas untuk memimpin bacaan ayat-ayat al-Quran yang sudah ditentukan dengan tertib dan penuh kesungguhan.
f. Guru menjelaskan kompetensi yang akan dicapai dalam tatap muka tersebut dan arti penting kompetensi itu bagi peserta didik dalam kehidupaan sehari-hari.
g. Guru meminta peserta didik untuk membagi kelas menjadi lima kelompok berdasarkan urutan presensi secara tertib dan penuh tanggung jawab.
h. Guru meminta masing-masing kelompok untuk menentukan seorang ketua, sekretaris, dan seorang wakil kelompok untuk menyampaikan hasil diskusi secara tertib dan penuh tanggung jawab.
i. Guru mengundi topik atau bahan diskusi yang akan didiskusikan oleh masing-masing kelompok secara tertib dan penuh keadilan.
2. Inti (60 menit)
a. Masing-masing ketua kelompok memimpin diskusi kelompok tentang ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan sifat-sifat Allah (Rububiyyah, Mulkiyah dan Uluhiyah) atau bahan diskusi yang diperolehnya dan menyebutkan nilai-nilai karakter apa saja yang bisa dipetik dari topik atau bahan diskusi tersebut dengan penuh tanggung jawab.
b. Masing-masing kelompok peserta didik secara bergantian untuk menyampaikan hasil diskusinya dan secara langsung meminta kelompok lain untuk dengan penuh kesungguh-sungguhan untuk mengemukakan keyakinan terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan sifat-sifat Allah.
c. Peseta didik memberikan komentar terhadap hasil yang telah didiskusikan dan arti penting nilai karakter yang terkandung di dalamnya bagi kehidupan mereka sehari-hari dengan penuh kayakinan dan percaya diri.
d. Peserta didik melakukan konfirmasi atas semua hasil diskusi kelompok dan menekankan arti penting nilai karakter yang terkandung di dalamnya bagi kehidupan sehari serta relevansinya dengan kehidupan masyarakat dewasa ini dengan penuh kayakinan dan percaya diri.
e. Guru melakukan konfirmasi terhadap hasil diskusi yang telah dilakukan peserta didik tentang Iman kepada Allah dan sifat-sifat kesempurnaan-Nya.
3. Penutup (10 menit)
a. Guru memberikan pertanyaan singkat secara acak kepada peserta didik berkaitan dengan materi keimanan kepada Allah.
b. Guru menekankan kembali arti penting nilai-nilai karakter yang terkandung dalam mengimani adanya Allah dan sifat-sifat kesempurnaan-Nya dan fenomena yang ada di alam semesta.
c. Guru memberitahukan kepada peserta didik tentang materi pembelajaran yang akan datang.
d. Guru memperhatikan keadaan kelas: kerapihan tempat duduk, kebersihan kelas, dan papan tulis
e. Guru meminta ketua kelas atau salah seorang dari peserta didik untuk memimpin doa bersama untuk mengakhiri pembelajaran dengan membaca basmalah bersama.
f. Guru mengucapkan salam untuk meninggalkan ruangan kelas.
G. SUMBER BELAJAR
Keterangan :
Tuliskan sumber belajar di atas tanda tangan guru dan kepala sekolah secara lengkap dengan ketentuan sebagai berikut:
Sumber belajar berupa buku, artikel, UU, majalah, dll.
1. Buku teks : Penulis. Tahun Judul Buku. Kota Penerbitan: Penerbit, halaman.
2. Artikel : Penulis. “Judul Artikel”. Nama Mmedia. Tanggal, bulan, tahun.
3. Berita: Nama Media. Tanggal, bulan, tahun. “Judul Berita”.
4. Nara sumber: Nama Tokoh. Keteranga Tokoh.
5. Peraturan : Undang-undang Nomor…. Tahun… tentang…
6. Internet: Alamat web. “Judul Tulisan”. Tanggal diunduh…
7. Lingkungan: Nama dan lokasi
8. Dll
H. PENILAIAN
|
Indikator Pencapaian Kompetensi |
Penilaian |
|||
|
Teknik |
Bentuk Instrumen |
Contoh Instrumen |
||
| Membaca ayat-ayat al-Quran yang berkaitan dengan sifat Rububiyah (QS.al-A’raf: 54) dengan penuh keyakinan
|
Observasi | Lembar pengamatan | Firman Allah:
إِنَّ رَبَّكُمُ اللّهُ الَّذِي خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ ثُمَّ اسْتَوَى عَلَى الْعَرْشِ Bacalah ayat di atas dengan baik dan benar |
|
| Membaca ayat-ayat Al-Quran yang berkaitan dengan sifat-sifat Mulkiyah (QS.
Ali Imran: 189) dengan penuh keyakinan
|
Tes tertulis | Uraian | Firman Allah:
وَلِلّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَاللّهُ عَلَىَ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ Bacalah ayat di atas dengan baik dan benar |
|
| Membaca ayat-ayat al-Quran yang berkaitan dengan sifat-sifat Uluhiyah (QS.
al-Baqarah: 255) dengan penuh keyakinan
|
Tes tertulis | Uraian | Firman Allah:
اللّهُ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ لَّهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ مَن ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَ يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاء وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ وَلاَ يَؤُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ Bacalah ayat di atas dengan baik dan benar
|
|
| Mengartikan dan menjelaskan isi kandungan ayat-ayat al-Quran surat Al-A’raf ayat 54 dengan penuh
keyakinan
|
Tes tertulis | Uraian | Artikan Q.S. Al-A’raf ayat 54 dan jelaskan isi kandungannya | |
| Mengartikan ayat-ayat al-Quran surat Ali ‘Imran ayat 189 dengan penuh keyakinan
|
Tes tertulis | Uraian | Artikan Q.S. Ali-Imran ayat 189 dan jelaskan isi kandungannya
|
|
| Mengartikan ayat-ayat Al-Quran surat al-Baqarah ayat 255 dengan penuh keyakinan
|
Tes tertulis | Uraian | Artikan Q.S. Al-Baqarah ayat 255 dan jelaskan isi kandungannya
|
|
Format Penilaian Afektif dalam Diskusi Kelas
|
No. |
Nama Peserta didik |
Aspek |
Keterangan |
||||
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | |||
| Aspek Penilaian:
1. Percaya diri 2. Kerjasama 3. Tenggang rasa 4. Konsep 5. Alur pikir
|
|||||||
Kepala Sekolah, Solo , 3 Desember . 2010
Guru PAI,
————————– ————————————
Contoh RPP SMP Mapel Agama Kristen berkarakter
Download:
Satuan Pendidikan : SMP . . . . . . . . .
Kelas : VII (tujuh)
Semester : 1 (satu)
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen
Alokasi waktu : 2 x 40 menit (1 pertemuan)
ARTI GAMBAR DAN RUPA ALLAH (1)
A. STANDAR KOMPETENSI
1. Mampu menjelaskan karya Allah dalam menciptakan, memelihara, dan menyelamatkan manusia serta seluruh ciptaan sebagai suatu kesadaran pribadi sehingga terpanggil untuk mewujudkan dalam kehidupannya
B. KOMPETENSI DASAR
1.1. Menjelaskan makna hidup manusia sebagai mahkota ciptaan Allah yang menjadi pola perilaku hidup orang beriman
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Peserta didik dapat:
1. Setelah mendengarkan uraian Kejadian 1:26-31oleh guru, maka peserta didik dapat menyebutkan sesuai dengan pemahaman sendiri arti ajaran Alkitab tentang manusia sebagai mahkota ciptaan Allah.
2. Setelah mendengarkan penjelasan guru tentang gambar dan rupa Allah, maka siswa dapat mengidentifikasi sifat manusia sebagai gambar dan rupa Allah
3. Setelah mendengarkan penjelasan guru tentang pengertian karakter religius berdasarkan Alkitab, maka peserta didik dapat menyebutkan 3 ciri manusia sebagai mahluk religius.
4. Setelah mendikusikan peran akal budi sebagai orang beriman bersama teman sekelas, maka peserta didik dapat menyadari hakikat akal budi dalam hidup orang beriman.
5. Setelah mendengarkan penjelasan guru tentang contoh contoh perilaku orang beriman, maka peserta didik dapat mempraktikkannya dengan sesama peserta didik.
D. MATERI AJAR
Tanggung jawab manusia sebagai Gambar dan rupa Allah
- Manusia mahluk religius
- Manusia sebagai Gambar dan rupa Allah
- Citra sebagai gambar dan rupa Allah
- Dosa merusak gambar dan rupa Allah
E. METODE PEMBELAJARAN
1. Model pembelajaran: pembelajaran koperatif
2. Metode Pembelajaran: kontekstual
F. KEGIATAN PEMBELAJARAN
1. Pendahuluan (10 menit)
1. Berdoa bersama yang dipimpin oleh salah seorang peserta didik
2. Mempersiapkan peserta didik secara phisik dan psikis agar siap menerima pelajaran
3. Menyampaikan tujuan pembelajaran
4. Mengajukan pertanyaan untuk mengetahui pengetahuan awal siswa tentang materi yang akan diajarkan
2.Inti (60 menit)
1. Pendidik menunjukkan gambar-gambar tentang perilaku manusia sebagai mahluk religius
2. Peserta didik membaca Kejadian 1:26-31
3. Pendidik menjelaskan hakikat manusia sebagai gambar dan rupa Allah
4. Peserta didik menyebutkan contoh contoh perilaku manusia sebagai mahluk yang memiliki akal budi
5. Peserta didik memperagakan perilaku orang beriman yang telah diselamatkan kepada teman temannya
3.Penutup (10 menit)
1. Menyimpulkan pesan inti pembelajaran gambar dan rupa Allah sebagai mahluk religius.
2. Pujian ‘Bapa Trima kasih” dan Doa Penutup dpp salah seorang peserta didik.
Bapa t’rima kasih 2x
Bapa di dalam surge
Ku bertrima kasih
Amin.
Catatan: Lagu atau pujiandapat dipilih sesuai dengan tema atau yang sudah dikuasai oleh peserta didik.
G. SUMBER BELAJAR
Alkitab, LKS, gitar
Tuliskan sumber sumber belajar secara lengkap dengan ketentuan sebagai berikut:
1. Buku Tekas: Penulis. tahun. judul buku. Kota Penerbitan. Penerbit. halaman)
2. Artikel: Penulis ‘Judul artikel’. nama media. Tanggal bulan. Tahun.
3. Berita: Nama media. Tanggal. Bulan. Tahun. ‘judul berita’.
4. Nara sumber: Nama tokoh. keterangan tokoh.
5. Peraturan: Undang undang No . . . tahun . . . tentang . . . .
6. Internet: Alamat web. ‘judul tulisan’. tanggal diunduh’
7. Lingkungan: Nama dan lokasi.
8. Dsbnya,
H. PENILAIAN HASIL BELAJAR
|
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
|
TEKNIK PENILAIAN |
BENTUK INSTRUMENT
|
INSTRUMENT |
|
1. Menghafal Kejadian 1:26-31 |
tertulis |
Uraian dan Pengamatan |
1. Tulislah isi Kejadian 1:26-31
|
|
2. Menjelaskan hakikat penciptaan manusia sebagai gambar dan rupa Allah
|
tertulis |
Uraian dan Pengamatan |
2. Jelaskanlah hakikat penciptaan manusia sebagai gambar dan rupa Allaj
|
|
3. Menjelaskan pengertian karakter religius manusia sebagai gambar dan rupa Allah
|
tertulis |
Uraian dan Pengamatan |
1. Jelaskan pengertian karakter religius manusia sebagai gambar dan rupa Allah. |
|
4. Menjelaskan manusia sebagai mahluk religious
|
tertulis |
Uraian dan Pengamatan |
3. Menjelaskan manusia sebagai mahluk religius
|
|
5. Menjelaskan peran akal budi bagi orang beriman
|
tertulis |
Uraian dan Pengamatan |
2. Jelaskanlah peran akal budi bagi orang beriman
|
|
6. Menerapkan perilaku orang beriman yang telah diselamatkan
|
tertulis |
Uraian dan Pengamatan |
6. Uraikanlah sedikitnya 5 perilaku orang beriman yang telah diselamatkan.
|
LEMBAR PENGAMATAN KELAS
| KELAS | : | VII (tujuh) |
| TANGGAL PENILAIAN | : | |
| STANDAR KOMPETENSI | : | Mampu menjelaskan karya Allah dalam menciptakan, memelihara, dan menyelamatkan manusia serta seluruh ciptaan sebagai suatu kesadaran pribadi sehingga terpanggil untuk mewujudkan dalam kehidupannya |
|
1.1. KOMPETENSI DASAR: Menjelaskan makna hidup manusia sebagai mahkota ciptaan Allah yang menjadi pola perilaku hidup orang beriman
|
||||||||
|
NO |
NAMA SISWA |
PERTEMUAN |
PENILAIAN |
|||||
|
Keseriusan |
Kerjasama |
kedisipilinan |
Sopan santun |
kerapian |
Jumlah skore |
|||
|
SKOR
|
||||||||
|
5 |
5 |
5 |
5 |
5 |
25 |
|||
|
1 |
Andre |
|
|
|
|
|
|
|
|
2 |
Arimbi |
|
|
|
|
|
|
|
|
3 |
Debora |
|
|
|
|
|
|
|
|
4 |
Mika |
|
|
|
|
|
|
|
|
5 |
Yeremia |
|
|
|
|
|
|
|
|
6 |
Markus |
|
|
|
|
|
|
|
|
7 |
Yuanto |
|
|
|
|
|
|
|
|
8 |
Dedi |
|
|
|
|
|
|
|
|
9 |
Jimat |
|
|
|
|
|
|
|
|
10 |
Robert |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Jumlah Bobot Skor
|
|||||||
Keterangan:
Bobot skor
Jumlah bobot skor (aspek yang dinilai:keseriusan, kerjasama, kedisiplinan, sopan santun dan kerapian). Jumlah maksimal skor 25
Satuan Bobot penilaian:
1. Buruk
2. Kurang
3. Cukup
4. Baik
5. Sangat baik
Kepala SMP……….. Guru Mata Pelajaran
…………………………….. ………………………….
NIP/NIK NIP/NIK
Contoh RPP SMP Mapel Agama Katholik berkarakter
Download:
5 RPP Pend Agama Katolik VII sem 2
2 SILABUS Pend Agama Katolik smp klas 7 sem 1
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan : SMP ………………………….
Kelas : VII (tujuh)
Semester : 2 (dua)
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Katolik
Alokasi Waktu : 2 x 40 menit
A. Standar Kompetensi
Memahami diri sebagai laki-laki atau perempuan yang memiliki rupa-rupa kemampuan dan keterbatasan agar dapat berelasi dengan sesama dan lingkungannya dengan meneladani Yesus Kristus yang mewartakan Bapa dan KerajaanNya
Nilai Karakter
1. Tanggung jawab
2. Kedemokratisan
B. Kompetensi Dasar
1.1.Menyadari bahwa pertumbuhan dan perkembangan dirinya tidak dapat dilepaskan dari peran serta keluarga dan sesama di sekitarnya sehingga terpanggil untuk bekerja sama dan menghargai sesama.
C. Tujuan Pembelajaran
1. Setelah berbincang, siswa dapat menceritakan pengalaman suka dan duka hidup di dalam keluarga.
2. Setelah diajak berpikir, siswa dapat menyebutkan peran orang tua & saudara-saudara dalam keluarga bagi perkembangan dirinya.
3. Setelah saling memberi informasi, siswa dapat menyebutkan macam-macam bentuk tanggung jawab anak dalam keluarga.
4. Setelah membaca Kel 20:12; Ef 6:1-3, siswa dapat menyebutkan sikap yang perlu dikembangkan sebagai wujud kasih dalam keluarga, khususnya orang tua, berdasarkan Firman Allah ke 4 “Hormatilah Ayah dan Ibumu” .
5. Setelah berdiskusi sejenak, siswa dapat menyusun doa untuk keluarga masing-masing.
6. Setelah menjalani proses nomor 1 – 5, siswa dapat menyebutkan bahwa keluarga merupakan lahan pertama dan utama untuk pembenihan perkembangan kepribadian dan iman.
D. Materi Ajar
Aku Di Tengah Keluarga (13)
E. Metode Pembelajaran
` Pendekatan : dialog partisipatif pemahaman dan pendalaman iman
Metode : tanya jawab, sharing, diskusi kelompok, ceramah
F. Kegiatan pembelajaran
1. Kegiatan pendahuluan (10 menit)
Pembukaan: guru memberi pengantar singkat tentang topik yang akan dipelajari serta proses yang akan dijalani. Kemudian guru mengajak siswa membuka pelajaran dengan doa seperti tertera dalam buku siswa.
2. Kegiatan Inti (60 menit)
Menggali pengalaman siswa dalam hidup keluarga
Guru mengajak siswa untuk berbagi pengalaman seputar hidup dalam keluarga dengan pertanyaan: Apa suka dan duka dalam hidup keluargamu?
Guru meminta para siswa mendalami makna keluarga dengan syair lagu “Keluarga Cemara”.
Guru meminta siswa menuliskan peran masing-masing anggota keluarga dalam perkembangan pribadi secara berturut-turut sesuai dengan besar kecilnya peran mereka.
|
Anggota Keluarga |
Peran dalam perkembangan diriku |
Guru menyampaikan kesimpulan dan pendalaman materi dengan pokok-pokok sebagai berikut.
§ Ada banyak keluarga yang mengalamai broken home karena kurangnya komunikasi, kerjasama dan tanggungjawab antar anggota keluarga.
§ Untuk menciptakan suasana keluarga yang aman dan nyaman dibutuhkan keterlibatan aktif dan tanggungjawab antar anggota keluarga, misalnya dengan menyapu, mengurusi pakaian sendiri.
Mendalami pandangan Kristiani tentang sikap terhadap keluarga
Guru meminta para siswa untuk mempelajari teks Kej 20: 12 dan Ef 6:1-3 yang tertera dalam buku siswa. Kemudian siswa diminta menjawab pertanyaan pendalaman:
§ Dalam KS PL, mengapa hormat kepada orang tua dikaitkan dengan umur dan tanah yang dijanjikan Tuhan?
§ Apa yang dimaksud Paulus pada ayat 1 dengan kata “di dalam Tuhan”?
Kesimpulan guru
Gunakanlah hidup dalam keluarga sebagai sekolah kehidupan.
§ Bagi bangsa Israel, kedudukan orang tua dipandang sebagai wakil Allah. Maka dengan menghormati orang tua, sama dengan mengasihi Allah. Orang yang mengasihi Allah akan mendapatkan berkat.
§ Yesus sendiri juga memperlihatkan sikap hormat kepada orang tuaNya yakni dengan memperdalam pengetahuan agama di Bait Allah (Luk 2:41-52), sebelum wafat Yesus menitipkan Ibu-Nya kepada para murid-Nya (Yoh 19:26-27).
§ Santo Paulus mengajak setiap orang untuk mendengarkan nasehat dan didikan mereka (Ef 6:3)
3. Penutup (10 menit)
Pelajaran ditutup dengan doa yang dipimpin oleh salah seorang siswa.
G. Alat dan Sumber Belajar
§ Kitab Suci (Kej 20: 12, Ef 6:1-3, Luk 2:41-52, Yoh 19:26-27
§ Komisi Kateketik KWI. 2007. Persekutuan Murid-Murid Yesus Pendidikan Agama Katolik untuk SMP, Buku siswa I B.Yogyakarta. Kanisius. pelajaran 13 “Aku di tengah keluarga”, halaman 8 – 13
§ Penulis. 1996. Iman Katolik. Yogyakarta. Kanisius – Obor.
H. Penilaian Hasil Belajar
|
Indikator |
Teknik Penilaian |
Bentuk Penilaian |
Instrumen Penilaian |
| 1. Menceritakan pengalaman suka dan duka hidup di dalam keluarga.
2. Menyebutkan peran orang tua & saudara-saudara dalam keluarga bagi perkembangan dirinya. 3. Menyebutkan macam-macam bentuk tanggung jawab anak dalam keluarga. 4. Menyebutkan sikap yang perlu dikembangkan sebagai wujud kasih dalam keluarga, khususnya orang tua, berdasarkan firman Allah ke 4 “Hormatilah ayah dan ibumu” (Kel 20:12; Ef 6:1 – 3) 5. Menyusun doa untuk keluarga masing-masing. 6. Menyebutkan bahwa keluarga merupakan lahan pertama dan utama untuk pembenihan perkembangan kepribadian dan iman. |
1.Tes Unjuk kerja
2.Tes Unjuk kerja
3.Tes tulis
4.Tes lisan
5.Refleksi |
1. Tes identifikasi
2. Tes identifikasi
3. Uraian
4. Daftar pertanyaan refleksi
|
1. Temukan suka duka hidup dalam keluarga !
2. Sebutkan peran anggota keluargamu dalam perkembangan pribadimu! 3. Jelaskan pandangan bangsa Israel tentang orang tua dalam Kej 20:12! 4. Berilah contoh peran aktifmu dalam membangun keluarga yang nyaman dan aman! |
Mengetahui ………..,…………………
Kepala sekolah Guru Pendidikan Agama Katolik
………………………………….. ……………………………………….
NIP……………………………. NIP…………………………………
Contoh RPP SMP Mapel Agama Hindu berkarakter
Download:
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN draf 2_HINDU
Kerangka panduan pend karakter[1]
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
RPP NO. 1
Satuan Pendidikan : SMP
KELAS : VII
SEMESTER : I
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Hindu
ALOKASI WAKTU : 2 X 40 MENIT ( 1 X PERTEMUAN )
A. Standar Kompetensi : 1. Meyakini Kemahakuasaan Sang Hyang Widhi (Tuhan) dalam Konsep Ajaran Asta Aiswarya
B. Kompetensi Dasar : 1.1 Menguraikan Ajaran Asta Aiswarya
C. Tujuan Pembelajaran : setelah proses pembelajar dilaksanakan diharapkan ;
1. Peserta didik dapat menguraikan pengertian Asta Aiswarya ditinjau dari segi Etimologi
2. Peserta didik dapat menjelaskan pengertian Asta Aiswyarya dengan rumusan bahasa yang lengkap
3. Peserta didik dapat menyatakan Asta Aiswarya sebagai tanda kehadiran Tuhan
4. Peserta didik dapat merasakan kenyaman dan keaman berada ditengah hadirat Tuhan(kereligiusan)
D. Materi Ajar :
1. Pengertian Asta Aiswarya
Asta Aiswarya berasal dari bahasa sansekerta Asta dan Aiswarya. Asta berarti delapan dan Aiswarya berarti kemahakuasaan. Jadi Asta Aiswarya berarti delapan sifat kemahakuasaan Sanghyang Widhi(Tuhan). Asta Aiswarya sering disebut dengan Asta Sakti. Kata Asta Aiswarya menurut pemahaman orang bijak merupakan salah satu tanda kehadiran Tuhan. Asta Aiswarya selain bersifat sebagai tanda kehadiran Tuhan juga berfungsi sebagai penghubung antara Tuhan dan manusia. Sebaliknya manusia menggunakan doa, sembahyang dan pujian untuk menghubungi Tuhan.
E. Metode Pembelajaran dan pendekatan:
a. Metode: Diskusi, tanya jawab dan penugasan
b. Pendekatan: Inquiri, CTL dan Duduk Hening
F. Langkah-langkah Pembelajaran
1. Kegiatan Pendahuluan
Dilaksanakan selama 10 menit
a. Mengucapkan panganjali “ Om Swastyastu”
b. Duduk hening(perenungan)
c. Mengecek kehadiran Peserta didik
d. Menanyakan kabar Peserta didik – dengan fokus pada mereka yang tidak hadir
e. Apersepsi : Mengamati gambar Asta Dala yang di tampilkan dipapan tulis
f. Peserta didik berkementar tentang gambar
2. Kegiatan Inti
Dilaksanakan selama 60 menit
A. EKPLORASI
1. Peserta didik mencermati buku yang ada hubungannya dengan Asta Aiswarya
2. Peserta didik dibagi menjadi empat kelompok.
B. ELABORASI
3. Kelompok A dan kelompok B merumuskan pengertian Asta Aiswarya ditinjau dari segi ethimologi, Kelompok C dan kelompok D merumuskan pengertian Asta Aiswarya dengan rumusan bahasa yang lengkap
4. Setiap kelompok membuat laporan hasil diskusi.
5. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya di depan kelas penuh dengan percaya diri dan kelompok lain memberikan tanggapan.
6. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan hasil diskusi bahwa ;
a. Sifat kemahakuasaan Tuhan yang delapan itu pencerminan Tuhan yang tunggal
b. Sifat kemahakuasaan itu merupakan tanda kehadiran Tuhan
c. Untuk menghubungi Tuhan umat manusia menggunakan doa dan sembahyang sebagai sarana.
C. KONFIRMASI
1. Peserta didik dapat mengajukan pertanyaan tentang materi pembelajaran yang belum dipahami
2. Guru memberikan repleksi/penguatan dengan titipan dari Mundaka Upanisad 3.1.8 “Mata tidak dapat melihtNya, dan kata-kata tidak dapat mewahyukaNya, Dia tidak dikenal oleh indra-indra, kecermatan atau karya-karya. Jika akal budhi dibersihkan oleh rahmat kebijaksanaan, Dia dapat dilihat melalui kontemplasi”
3. Peserta didik dan guru bersama-sama membuat resuma hasil diskusi kelompok
4. Guru menginformasikan kepada peserta didik bahwa pertemuan berikutnya mempelajari tentang bagian-bagian Asta Aiswarya, arti dan maknanya.
3. Kegiatan Akhir
Dilaksanakan selama 10 menit
1. Melakukan evaluasi/ Post-test
2. Guru menuliskan puisi pendek di papan tulis yang ada kaitanya dengan upaya menumbuhkan karakter: bekerjasama
“Memberi”
‘DariMu saya menerima
KepadaMu saya memberi
Bersama-sama kita berbagi
Untuk inilah hidup kita’
3. Guru memberikan pekerjaan rumah kepada peserta didik tentang sifat-sifat kemahakuasaan Sanghyang Widhi
4. Pertemuan ditutup dengan mengucapkan Parama Santhi “( contoh nilai yang ditanamkan: religius – taqwa).
G. Sumber Belajar
1. Buku Widya Dharma Agama Hindu kelas VII
2. Buku LKS
3. Buku Widya Upadesa
4. Mundaka Upanisad
5. Buku lainnya yang relevan
H. Penilaian
a. Penilaian Karakter :
Penilaian yang dilaksanakan selama pembelajaran berlangsung dengan Indikator sesuai dengan kebutuhan seperti contoh format di bawah ini.
| No |
Nama Peserta didik |
Aspek yang nilai |
Skor |
|||||||
|
kereligiusan |
Kejujuran |
|||||||||
| 1 |
1 |
2 |
3 |
4 |
1 |
2 |
3 |
4 |
||
| 2 | ||||||||||
| 3 | ||||||||||
| 4 | ||||||||||
Keterangan :
1. Masing-masing indikator penilaian di atas memiliki bobot sebagai berikut
a. Sangat baik dengan nilai 4
b. Baik dengan nilai 3
c. Cukup baik dengan nilai 2
d. Kurang baik dengan nilai 1
2. Rentang nilai
|
Jumlah skor |
Nilai |
kretiria |
|
8 |
81-100 |
(A) Baik sekali |
|
7 |
61-80 |
(B) Baik |
|
6 |
41-60 |
(C) Cukup |
| - 4 |
0-40 |
(D) Kurang |
b. Penilaian :
Sesuaikan dengan keperluan guru (diberi waktu 20 menit)
1. Teknik : Tes Tulis
2. Bentuk Instrumen : Isian
1. Jenis dan Prosedur
| Indikator | Teknik | Bentuk Instrumen | Contoh Instrumen |
| 1. Dapat menguraikan pengertian Asta Aiswarya ditinjau dari segi etimologi | Tes tulis | Isian Singkat | 1. Delapan sifat kemahakuasaan Sang Hyang Widhi disebut Asta Aiswarya. Pengertian Asta Aiswarya dapat diuraikan menjadi dua kata yaitu Asta artinya… dan Aiswarya artinya… |
| 2. Dapat menjelaskan pengertian Asta Aiswarya dengan rumusan bahasa yang bebas | Tes tulis | Pilihan Ganda | 2. Delapan sifat kemahakuasaan Sang Hyang Widhi disebut
a. Asta Dala. c. Asta Brata b. Asta Aiswarya. d. Asta Wara |
| 3. Dapat menyatakan Asta Aiswarya sebagai tanda kehadiran Tuhan
|
Tes Kinerja | Tes Identifikasi | 3. Mengidentifikasi tanda-tanda kehadiran Tuhan |
| 4. Dapat merasakan nyaman dan aman berada ditengah hadirat Tuhan | Tes Penilaian diri | Lembar Penilaian diri | 4. Terlampir |
3. Kunci Jawaban
1. Asta artinya delapan dan Aiswarya artinya kemahakuasaan
2. B
3. Terhindar dari bahaya; bencana alam
4. Dengan melihat kemahakuasaan Tuhan.
Lampira Penilaian Diri
| No | Daftar Pertanyaan |
Penilaian |
|||
| 1. | Dapat merasakan nyaman dan aman berada ditengah hadirat Tuhan | Yakin | Kurang yakin | Tidak yakin | Sama sekali tidak yakin |
Ket.
Rentang Nilai;
1. Yakin nilainya 100
2. Kurang yakin 75
3. Tidak yakin 25
4. Sama sekali tidak yakin 0
4. Skor Penilaian
1. Soal no.1 bobotnya 2
2. Soal no. 2 bobotnya 1
3. Soal no. 3 bobotnya 3
4. Soal no. 4 bobotnya 4
Skor tertinggi : 4
Skor terendah : 0
Rumus : Perolehan Skor x 100 = N
10
| Mengetahui :
Kepala SMP
______________ |
Jakarta, 24 Desember 2010
Guru Mata Pelajaran Agama Hindu
___________________ |
Contoh RPP SMP Mapel Agama Budha yang disisipi nilai karakter
Download:
2. RPP Pendidikan Agama Buddha
1. Silabus Pendidikan Agama Buddha
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : SMP ………………………..
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Buddha
Kelas/Semester : VII/1
Alokasi Waktu : 2 pertemuan (4 x 40 menit)
A. Standar Kompetensi : 1.Memahami komponen dan kriteria agama Buddha.
B. Kompetensi Dasar : 1.2. Menjelaskan hakikat Tuhan Yang Maha Esa
C. Tujuan Pembelajaran :
Pertemuan 1:
Peserta didik mampu:
1. Menjelaskan pengertian Tuhan dalam Udana VIII:3 penuh kereligiusan.
2. Menjelaskan objek pemujaan agama Buddha penuh kesantunan.
Pertemuan 2:
Peserta didik mampu:
1. Melaksanakan praktik puja bakti penuh kereligiusan dan kedisiplinan.
2. Mendalami Buddha Dhamma dengan cinta ilmu.
D. Materi Pembelajaran :
1. Hakikat ketuhanan.
2. Hakikat pemujaan
3. Praktik ibadah Buddha.
4. Buddha Dhamma
E. Model/Metode Pembelajaran : Ceramah interaktif dan diskusi aktif dengan
menghargai keberagaman dan kedemokratisan.
F. Skenario/Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran:
Pertemuan 1
1. Kegiatan Pendahuluan
Motivasi dan Apersepsi:
a. Doa pembuka pendidikan penuh kereligiusan.
b. Guru mengajukan pertanyaan kepada peserta didik tentang Tuhan Yang Maha Esa, dan
objek pemujaan agama Buddha dengan penuh kesantunan.
c. Peserta didik termotivasi untuk mendeskripsikan Tuhan Yang Maha
Esa menurut agama Buddha, dan objek pemujaan, berdasar pustaka dan menggunakan
metode diskusi penuh keingintahuan.
2. Kegiatan Inti:
a. Mengkaji hakikat Tuhan dalam agama Buddha penuh kereligiusan, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
b. Mengamati objek pemujaan pada gambar-gambar atau di vihara penuh kereligiusan, kesantunan, dan kepedulian.
c. Diskusi kelompok penuh kedemokratisan tentang pengertian hakikat Tuhan seperti termaktub dalam Udana VIII: 3, dan objek pemujaan/penghormatan.
d. Mempresentasikan hasil diskusi kelompok penuh kecerdasan, dan percaya diri tentang pengertian hakikat Tuhan seperti termaktub dalam Udana VIII: 3 dan objek pemujaan/penghormatan.
e. Melakukan tanya-jawab penuh kesantunan tentang pengertian hakikat Tuhan seperti yang termaktub dalam Udana VIII: 3, dan objek pemujaan/penghormatan.
3. Kegiatan Penutup
a. Menyimpulkan hasil diskusi dengan penuh kecerdasan.
b. Mengevaluasi proses pembelajaran dengan penuh kejujuran.
c. Memamerkan hasil kerja kelompok dengan penuh tanggung jawab.
d. Memberikan tes penuh tanggung jawab untuk mengetahui daya serap materi yang baru saja dipelajari.
f. Memberikan tugas-tugas penuh tanggung jawab .
g. Doa penutup pendidikan penuh kereligiusan.
Pertemuan 2
1. Kegiatan Pendahuluan
Motivasi dan Apersepsi:
a. Doa pembuka pendidikan penuh kereligiusan.
b. Guru bertanya dengan penuh kesantunan kepada peserta didik makna kebaktian, paritta apa yang harus dibaca, dan arti Buddha Dhamma.
c. Peserta didik termotivasi penuh keingintahuan mendeskripsikan makna kebaktian, nilai
paritta, dan praktik puja bakti, serta mengetahui arti Buddha Dhamma.
2. Kegiatan Inti:
a. Membaca dan melafalkan doa (paritta) penuh kereligiusan, dan kesantunan.
b. Melakukan studi pustaka tentang makna dan nilai paritta penuh kereligiusan,
keingintahuan, dan kepedulian.
c. Membaca paritta untuk penyembuhan orang sakit penuh kereligiusan, dan
percaya diri.
d. Membaca paritta untuk pelimpahan jasa penuh kereligiusan, dan percaya diri.
e. Mempraktikkan puja bakti dengan penuh kereligiusan, dan kedisiplinan.
f. Mendiskusikan hasil kajian pustaka Buddha Dhamma penuh kejujuran, kesantunan, dan
kedemokratisan.
g. Menyimpulkankan hasil kajian pustaka Buddha Dhamma dengan tanggung jawab.
h. Tanya jawab antar kelompok tentang hasil studi pustaka penuh kesantunan.
i. Secara berkelompok siswa mendiskusikan arti Buddha Dhamma penuh kedemokratisan.
j. Guru menanggapi jawaban peserta didik dan memberikan informasi penuh kejujuran.
3. Kegiatan Penutup
a. Menyimpulkan hasil kerja kelompok penuh kesantunan.
b. Evaluasi proses pembelajaran penuh kejujuran.
c. Pemberian tugas-tugas dengan tanggung jawab.
d. Mendokumentasikan hasil kerja penuh kedisiplinan.
e. Menginformasikan ulangan dilaksanakan pada pertemuan berikutnya penuh kejujuran
f. Doa penutup pendidikan penuh kereligiusan.
G. Sumber Belajar
1. Buku teks
2. Buku referensi
3. Kitab Suci Tipitaka (Udana)
4. Buku Paritta/Tuntunan Kebaktian.
5. Lembar kegiatan
6. Narasumber
H. Penilaian
Indikator
|
Teknik Penilaian |
Bentuk Instrumen |
Contoh Instrumen |
| 1. Mendeskripsi-kan Tuhan dalam agama Buddha. | Tes tertulis (kereligiusan, kejujuran) | Uraian | 1. Mengapa Tuhan dalam agama Buddha tidak dipersonifikasikan?
2. Jelaskan hakikat Tuhan dalam agama Buddha! |
| 2. Mendeskripsikan arti gambar dan objek pemujaan di vihara | Tes lisan (kereligiusan, kecerdasan, kesantunan) | Uraian | 3. Jelaskan makna objek Buddha-rupang di Vihara!
4. Uraikan fungsi objek pemujaan di Vihara! |
| 3. Membaca doa-doa (paritta) untuk berbagai peristiwa. | Unjuk kerja (percaya diri dan tanggung jawab) | Tes contoh
kinerja |
5. Bacakan paritta untuk orang sakit dengan benar!
6. Bacakan paritta untuk teman yang berulang tahun dengan benar! |
| 4. Melakukan ibadah Buddha (puja bakti).
4. Diskusi interaktif
|
Tes tertulis
(kereligiusan, kejujuran) Unjuk kerja (percaya diri dan tanggung jawab)
Observasi (keingintahuan dan kepatuhan pada aturan sosial)
Penilaian antar teman (meng-hargai kebera-gaman, kesantunan) |
Uraian
Tes contoh kinerja
Lembar Observasi
Lembar penilaian antar teman |
7.Jelaskan tujuan melakukan puja bakti!
8.Praktikkan puja bakti singkat dengan membaca Namakharagatha, Vandana, Tisarana, dan Pancasila! 9.Bacakan paritta untuk orang sakit! 10. Lakukan survei lapangan (vihara) dan identifikasi hal-hal mengenai: a. Macam-macam objek pemujaan agama Buddha. b. Tata cara praktik puja bakti
11.Diskusikan tentang hakikat Tuhan 12. Diskusikan tentang objek pemujaan |
Pedoman Penskoran:
| No |
Jawaban |
Skor |
| 1 | Benar |
8 |
| 2 | Benar |
8 |
| 3 | Benar |
8 |
| 4 | Benar |
8 |
| 5 | Benar |
10 |
| 6 | Benar |
10 |
| 7 | Benar |
8 |
| 8 | Benar |
10 |
| 9 | Benar |
10 |
| 10 | Benar |
10 |
| 11 | Benar |
5 |
| 12 | Benar |
5 |
| Total skor |
100 |
Perhitungan Nilai akhir dalam skala 0 – 100 sbb:
Perolehan skor
Nilai akhir = X skor ideal (100)
Total skor
………………, …………….………
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Pendidikan Agama Buddha
…………………………………. ……………………………………….
NIP: NIP:
Model RPP Berkarakter Mapel IPA SMP kelas 7
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) |
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
Satuan Pendidikan
Mata Pelajaran Kelas/Semester |
: SMP
: I P A : VII/1 (satu) |
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
Waktu | : 2 x 40 menit (1 pertemuan) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
A. |
Standar Kompetensi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
1. Memahami prosedur ilmiah untuk mempelajari benda-benda alam dengan menggunakan peralatan. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
B. |
Kompetensi Dasar | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
1.3. Melakukan pengukuran dasar secara teliti dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
C. |
TUJUAN PEMBELAJARAN | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
1. Melalui demonstrasi yang dilakukan guru, peserta didik dapat menjelaskan langkah-langkah pengukuran panjang dengan menggunakan jangka sorong.
2. Melalui percobaan pengukuran, peserta didik dapat mengukur panjang dengan menggunakan jangka sorong secara hati-hati, seksama dan teliti. 3. Melalui percobaan pengukuran, peserta didik dapat mengukur massa dengan mengukur massa dengan menggunakan neraca secara hati-hati, seksama dan teliti. 4. Melalui diskusi peserta didik dapat menyusun laporan hasil pengukuran panjang dan massa dengan memberi kesempatan orang lain untuk menyampaikan pendapatnya. 5. Melalui diskusi peserta didik dapat mempresentasikan laporan dengan memberi kesempatan orang lain untuk menyampaikan pendapatnya.
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
D. |
MATERI AJAR | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Pengukuran panjang
- Menggunakan penggaris - Menggunakan jangka sorong Pengukuran Massa |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
E. |
METODE PEMBELAJARAN | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
Model : Pembelajaran Langsung (DI)
Metode : percobaan, diskusi |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
F. |
KEGIATAN PEMBELAJARAN | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
1. KEGIATAN PENDAHULUAN (8 menit)
2. KEGIATAN INTI (65 menit) a. Demonstrasi pengukuran panjang dengan menggunakan jangka sorong (dapat dilakukan peserta didik atau guru), dengan menyajikan informasi tahap demi tahap. b. Peserta didik melakukan percobaan pengukuran mengukur panjang dengan menggunakan jangka sorong secara hati-hati, seksama dan teliti. c. Peserta didik melakukan percobaan pengukuran mengukur massa dengan menggunakan neraca secara hati-hati, seksama dan teliti. d. Guru memberi bimbingan pelatihan pada masing-masing kelompok. e. Peserta didik melakukan diskusi untuk menyusun laporan hasil pengukuran panjang dan massa dengan memberi kesempatan orang lain untuk menyampaikan pendapatnya. f. Peserta didik mempresentasikan laporan dengan memberi kesempatan orang lain untuk menyampaikan pendapatnya. g. Guru memberikan tugas kepada peserta didik untuk melakukan pengukuran yang relevan dengan jangka sorong terhadap benda-benda di sekitarnya dalam kehidupan sehari – hari.
3. KEGIATAN PENUTUP (8 menit) a. Peserta didik dibimbing guru menyimpulkan tingkat ketelitian hasil pengukuran dengan menggunakan penggaris dan jangka sorong serta langkah-langkah melakukan pengukuran panjang dan massa. b. Guru memberi penghargaan pada peserta didik yang berperan aktif dalam kegiatan percobaan, diskusi dan presentasi. c. Guru menginformasikan pembelajaran pada pertemuan yang akan datang, yaitu sifat asam, basa dan garam |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||
| G. | SUMBER BELAJAR | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
1. Buku Siswa (BSE Kelas VII)
2. Internet |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
H. |
PENILAIAN | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
1. Teknik | : | Tes Tertulis, Tes Unjuk Kerja dan Observasi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
2. Bentuk | : | Uraian, Tes Uji Petik kerja dan Lembar Observasi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
3. Kisi-kisi dan instrumen penilaian sebagai berikut. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
|
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||
……………….., ………………
Mengetahui Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
…………………………… ……………………………
NIP NIP
|
INSTRUMEN
|
LP 1.3: uraian (1) dan (2)
Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!
1. Jelaskan langkah-langkah mengukur panjang suatu benda dengan menggunakan jangka sorong!
2. Sebutkan tingkat ketelitian hasil pengukuran dengan menggunakan meteran/penggaris dan jangka sorong!
KUNCI JAWABAN
|
No |
Kunci Jawaban |
Skor |
|
1 |
Langkah-langkah mengukur panjang suatu benda dengan menggunakan jangka sorong:
- Menempatkan benda yang akan diukur pada rahang yang sesuai - Menggeser nonius dengan hati-hati - Membaca skala utama pada jangka sorong - Membaca skala nonius pada jangka sorong - Membaca nilai panjang dengan satuan yang benar - Mengembalikan posisi nonius dalam keadaan rapat - Menentukan kesalahan pengukuran |
7 |
|
2 |
Tingkat ketelitian hasil pengukuran dengan menggunakan:
a. Penggaris Penggaris/Mistar mempunyai tingkat ketelitian 1 mm atau 0,1 cm b. Jangka sorong Tingkat ketelitian jangka sorong adalah sebesar 0,1 mm. |
3 |
|
Jumlah skor |
10 |
|
Kriteria penilaian
Nilai = x 100 = x 100
LP 1.3: uji petik kerja (1)
Lembar tes unjuk kerja untuk menilai kinerja peserta didik “Mengukur panjang dengan menggunakan jangka sorong secara hati-hati, seksama dan teliti.”.
Tuliskan : skor 1, apabila dilakukan
skor 0, apabila tidak dilakukan
Pada kolom karakter:
BT = belum terlihat
MT = mulai terlihat
MK = mulai berkembang
MB = mulai membudaya
|
No |
Aspek yang dinilai |
Dilakukan |
Tidak dilakukan |
Karakter yang dikembangkan *) |
|
1 |
Memasang benda yang akan diukur pada jangka sorong dengan tepat | |||
|
2 |
Menggeser posisi nonius secara hati-hati, seksama dan teliti. | |||
|
3 |
Membaca skala utama pada jangka sorong secara seksama dan teliti. | |||
|
4 |
Membaca skala nonius pada jangka sorong secara seksama dan teliti. | |||
|
5 |
Membaca nilai panjang dengan satuan yang benar | |||
|
6 |
Mengembalikan posisi nonius dalam keadaan rapat secara hati-hati, seksama dan teliti. | |||
|
7 |
Menentukan kesalahan pengukuran | |||
|
Jumlah skor |
||||
Kriteria penskoran
Dilakukan Skor 1
Tidak dilakukan Skor 0
Kriteria penilaian
Nilai = x 100 = x 100
LP 1.3: uji petik kerja (2)
Lembar tes unjuk kerja untuk menilai kinerja peserta didik “Mengukur massa dengan menggunakan neraca secara hati-hati, seksama dan teliti.”.
Tuliskan : skor 1, apabila dilakukan
skor 0, apabila tidak dilakukan
Pada kolom karakter:
BT = belum terlihat
MT = mulai terlihat
MK = mulai berkembang
MB = mulai membudaya
|
No |
Aspek yang dinilai |
Dilakukan |
Tidak dilakukan |
Karakter yang dikembangkan *) |
|
1 |
Menera neraca (mengatur agar jarum penunjuk menunjukkan skala nol) secara hati-hati, seksama dan teliti | |||
|
2 |
Meletakkan benda yang akan diukur ditempatnya secara hati-hati. | |||
|
3 |
Melakukan pengukuran secara hati-hati, seksama dan teliti | |||
|
4 |
Membaca pengukuran secara hati-hati, seksama dan teliti | |||
|
5 |
Mengembalikan posisi lengan dalam keadaan seimbang secara hati-hati, seksama dan teliti | |||
|
Jumlah skor |
||||
Kriteria penskoran
Dilakukan Skor 1
Tidak dilakukan Skor 0
Kriteria penilaian
Nilai = x 100 = x 100
LP 1.3: uji petik kerja (3)
Lembar tes unjuk kerja dalam diskusi kelompok untuk menilai karakter kedemokratisan “memberi kesempatan orang lain untuk menyampaikan pendapatnya” dan karakter lain yang berkembang dalam menyusun laporan hasil pengukuran panjang dan massa.
Tuliskan : skor 1, apabila dilakukan
skor 0, apabila tidak dilakukan
Pada kolom karakter:
BT = belum terlihat
MT = mulai terlihat
MK = mulai berkembang
MB = mulai membudaya
|
No |
Aspek yang dinilai |
Dilakukan |
Tidak dilakukan |
Karakter yang dikembangkan *) |
|
1 |
Menyampaikan hasil pengukuran yang diperoleh dengan jujur | |||
|
2 |
Menerima saran dan masukan dengan sikap terbuka | |||
|
3 |
Mengakomodasi saran dan masukan dengan menghargai pendapat orang lain | |||
|
4 |
Mampu menjawab pertanyaan dengan rasional | |||
|
5 |
Menyimpulkan hasil diskusi | |||
|
Jumlah skor |
||||
Kriteria penskoran
Dilakukan Skor 1
Tidak dilakukan Skor 0
Kriteria penilaian
Nilai = x 100 = x 100
LP 1.3: lembar observasi (1)
Lembar observasi untuk menilai karakter kedemokratisan “memberi kesempatan orang lain untuk menyampaikan pendapatnya” dan karakter lain yang berkembang pada kegiatan presentasi hasil kerja kelompok.
Tuliskan : skor 1, apabila dilakukan
skor 0, apabila tidak dilakukan
Pada kolom karakter:
BT = belum terlihat
MT = mulai terlihat
MK = mulai berkembang
MB = mulai membudaya
|
No |
Aspek yang dinilai |
Dilakukan |
Tidak dilakukan |
Karakter yang dikembangkan *) |
|
1 |
Menyampaikan hasil pengukuran dengan bahasa yang lugas | |||
|
2 |
Menyampaikan laporan sesuai dengan prosedur kegiatan yang dilakukan dengan jujur | |||
|
3 |
Menyampaikan laporan dengan percaya diri | |||
|
4 |
Menerima saran dan masukan dengan sikap terbuka | |||
|
5 |
Mengakomodasi saran dan masukan dengan menghargai pendapat orang lain | |||
|
6 |
Mampu menjawab pertanyaan dengan rasional | |||
|
7 |
Menyimpulkan hasil diskusi untuk menentukan tujuan akhir kegiatan dengan tepat | |||
|
Jumlah skor |
||||
Kriteria penskoran
Dilakukan Skor 1
Tidak dilakukan Skor 0
Kriteria penilaian
Nilai = x 100 = x 100
Sumber : Materi Workshop Pendidikan Karakter SMP 2011




